BPS Sesuaikan Sensus Penduduk 2020 di Kota Singkawang dengan Kondisi Pandemi

SIAP SP2020: Kantor Badan Pusat Statistik Kota Singkawang siap melaksanakan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. PAGE FACEBOOK BPS KOTA SINGKAWANG

SINGKAWANG – Sensus Penduduk 2020 (SP2020) harus tetap terlaksana. Namun di tengah pandemi Covid-19, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang akan melakukan penyesuaian tata kelola pelaksanaan SP2020.

“Hal ini sebagai dukungan kepada pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan demi menjaga kesehatan bersama,” kata Kepala BPS Kota Singkawang, Firmasyah, Rabu (5/8) ke media ini.

Ia mengatakan, tujuan dari penyesuaian tata kelola pelaksanaan SP2020 adalah untuk memperbesar cakupan jumlah penduduk yang dapat mengsisi sensus penduduk online. “Semakin banyak penduduk yang berpartisipasi mengisi sensus penduduk online, maka akan mengurangi risiko penyebaran Covid-19 oleh petugas dan masyarakat sebagai responden saat wawancara,” ujarnya.

Ia menyebutkan penyesuaian tata kelola pelaksanaan SP2020 meliputi, sensus penduduk online yang pelaksanaannya pada 15 Februari – 31 Maret 2020, disesuaikan menjadi 15 Februari – 29 Mei 2020. “Kemudian sensus penduduk wawancara yang dijadwalkan tanggal 1 – 31 Juli 2020 disesuaikan pada tanggal 1 – 30 September 2020,” ujarnya.

Dirinya berharap dukungan dari Pemerintah Kota Singkawang dalam pelaksanaan SP2020 online maupun dalam sensus penduduk wawancara. “Partisipasi masyarakat dalam SP2020 sangat berarti dalam membantu pemerintah mengambil kebijakan pembangunan yang tepat,” katanya.

Pihaknya, kata Firmansyah, mengapresiasi atas segala upaya koordinasi dan konsolidasi yang dilakukan seluruh instansi/lembaga terkait, dalam pelaksanaan SP2020 online. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh instansi/lembaga terkait di Kota Singkawang, sehingga SP2020 online mendapatkan respon baik dan positif dari masyarakat. Meskipun capaian yang diperoleh masih dibawah target yang ditetapkan,” katanya.

Firmansyah mengatakan partisipasi masyarakat Kota Singkawang dalam SP2020 online sampai dengan tanggal 2 April 2020 mencapai 13.772 penduduk atau sekitar 5,8 persen penduduk Kota Singkawang. (har)

error: Content is protected !!