BRI Rayakan Imlek Bersama Nasabah Prioritas

PONTIANAK – PT BRI (Persero) Tbk menggelar Gathering BRI Prioritas Chinese New Year di Ballroom Hotel Aston Pontianak, Jumat (7/2) malam. Seratus nasabah BRI Prioritas hadir dalam acara untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2571 tersebut.  Kegiatan tersebut dihadiri Vice President I Nyoman Gede Artha Region Jakarta 3 Bank BRI,  Vice President Region Jakarta 3 Bank BRI Wisnu Hargono, Vice President Wealth Management Division Bank BRI Martua Hanry K Panggabean, serta manajemen BRI Wilayah Kalimantan Barat.

Vice President Region Jakarta 3 Bank BRI I Nyoman Gede Artha mengatakan, acara ini merupakan bentuk penghargaan Bank BRI terhadap para nasabah yang selama ini telah menjadi nasabah setia dan menjadi bagian dalam membangun bisnis. “Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keakraban dan untuk meningkatkan kerja sama yang selama ini telah terbina dengan baik. Juga sebagai ungkapan terima kasih kami karena telah mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada kami,” ujar dia.

Dia mengatakan, tahun ini dapat dikatakan sebagai tahun yang penuh dengan tantangan. Namun dengan kerja keras dan sikap pantang menyerah, kita dapat menghadapi dan menyelesaikan setiap tantangan yang muncul. Kata dia, BRI sebagai bank terbesar di Indonesia akan terus berinovasi agar dapat memenuhi kebutuhan para nasabah.

Acara berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan. Sajian makanan di meja bundar khas tahun baru Imlek menambah kental keakraban. Berbagai hiburan dihadirkan bagi para tamu. Baru saja acara  dimulai, empat barongsai sudah menampilkan atraksi yang memukau. Adapula penampilan Agatha Suci. Pelantun lagu “Cintai Aku Lagi” ini sukses membuat tamu berdecak kagum. Selain itu ada pula peragaan busana rancangan desainer papan atas Yosep Sinudarsono.

Pesta ini juga dibalut dengan talkshow “Keseimbangan Keuangan di Tahun Tikus Logam” yang menghadirkan pakar fengsui Jenie Kumala Dewi. Disebutkan dia, tahun tikus logam merupakan tahun yang penuh tantangan. Menurutnya tahun ini sangat fluktuatif, sehingga dalam bisnis dan rumah tangga harus hati-hati dalam mengatur keuangan. Tahun ini adalah tahun tikus logam yang artinya semua lebih mengarah pada hal yang sifatnya logam atau kecanggihan. “Jadi bisnis yang berkaitan dengan teknologi akan berkembang di tahun ini,” sebutnya. (ars)