Buah Pemikiran Wapres Terpilih “The Ma’ruf Amin Way”, Optimisme KSP Nasari

MELUNCURKAN: KH Ma’ruf Amin bersama Sahala Panggabean dalam peluncuran buku “The Ma’ruf Amin Way” beberapa waktu lalu.

PONTIANAK – Kehadiran buku The Ma’ruf Amin Way yang diluncurkan di Westin Hotel Jakarta pada 3 Oktober lalu dinilai meningkatkan optimisme perkembangan dan pertumbuhan perkoperasian di Indonesia.

Pasalnya, buku yang ditulis Sahala Panggabean, Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari bersama Anwar Abbas tersebut memuat buah pikiran wakil presiden terpilih, KH Ma’ruf Amin tentang ekonomi kerakyatan keumatan.

Terdapat empat landasan prinsip ekonomi keumatan yang dijabarkan dalam buku ini. Yakni, kemitraan, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta ekonomi arus bawah, yang sejalan dengan program kerja pemerintah periode kedua Presiden Joko Widodo.

Buku ini juga menceritakan rekam jejak perjalanan KH Ma’ruf Amin selaku tokoh ulama yang sarat pengalaman dan patut dijadikan teladan.

Adapun beberapa pengalamannya sebagai politisi dan pengajar di bidang perekonomian, sebagai anggota komite ahli pengembangan Bank Syariah Indonesia.

Melalui ekonomi berbasis syariah, KH Ma’ruf Amin ingin mewujudkan perekonomian yang berdaulat dan berkeadilan. Hal itu yang menjadi inspirasi Sahala yang juga Ketua Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo) dalam menulis buku tersebut.

Peluncuran buku tersebut turut mencuri perhatian komunitas perkoperasian di tanah air. Termasuk para anggota KSP Nasari Kantor Cabang Pontianak. Lomak Simorangkir, anggota kehormatan yang sudah tiga tahun menjadi anggota KSP Narasi ini mengaku bangga dengan peluncuran buku tersebut.

“Saya harap jajaran Top Management KSP Nasari dapat pula diberikan kepercayaan oleh pemerintah pusat untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) atau bahkan Menteri Koperasi dan UKM RI agar gagasan dan ide yang dimilikinya dapat diimplementasikan untuk kemajuan ekonomi kerakyatan, yaitu Koperasi,” katanya.

Hal senada disampaikan S Tampubolon, mantan anggota DPR RI. Ia menilai figur Sahala memiliki pengalaman mumpuni dalam dunia perkoperasian di Indonesia. Ia pun menilai Sahala layak untuk menjadi ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

“Pemikiran Sahala merevitalisasi Dekopin, wadah tunggal gerakan koperasi Indonesia yang menjadi tandem pemerintah untuk lebih memberdayakan koperasi dan berperan aktif menyikapi perkembangan era digital dan revolusi industri 4.0 saat ini,” pungkas Tampubolon. (mde)

loading...