Budak Jeruju Raih Emas Sea Games 2019 Filipina

Erik Gustam si budak Jeruju berhasil meraih medali emas pada final cabang olahraga Sambo kelas beregu di SEA Games 2019 Filipina. foto Shando Safela

Laporan Shando Safela dari Arena SEA Games 2019 Filipina

CLARK – Erik Gustam, atlet asal Jeruju, Pontianak, berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga sambo kelas beregu. Erik dan timnya mampu mengalahkan Thailand di babak final secara dramatis.

Di babak semifinal, Erik mengalahkan lawannya dari Singapura dengan telak. Pertandingan keras tersebut membuat lawan Erik harus mengeluarkan darah dari pelipis mata. Erik dinyatakan menang angka. Di babak final, kerjasama tim yang kompak memberi tambahan poin yang membuat Indonesia meraih medali emas.

Erik merupakan salah satu pelopor olahraga Sambo di Pontianak. Perjuangannya sebagai atlet seperti sekarang, bisa dibilang cukup panjang. Apa yang diraihnya, merupakan perjuangan dirinya selama ini. Dulunya Erik merupakan atlet Judo, bahkan pada 2014 dia pernah berlaga di Porprov Kalbar.

Barulah pada 2018 Erik fokus ke Sambo, berlaga di Porprov 2018 hingga menjadi atlet delapan besar kejuaraan Sambo Asia di India September 2019 lalu. Di usia 34 tahun, Erik menyadari usianya sudah melewati golden age untuk menjadi seorang atlet, namun berkat keyakinan dan kegigihannya, dia mampu membuktikannya kepada dunia.

Erik menjatuhkan lawannya telak saat tanding melawan Singapura di semi final. foto Shando Safela

“Age is just number, walau udah lewat golden age untuk atlet, tapi kalau yakin, pasti bisa!” kata suami dari Putri Yuliandari, serta ayah dari Ashraf Yerzhan Ramadhan dan Medina Farazeen Syawali ini.
“Anak muda Pontianak khususnya untuk para atlet, jangan pernah menyerah. Intinya tetap fokus, kerjakan dengan gembira. Pasti hasilnya juga terbaik,” katanya lagi.

Sebelum berangkat untuk berlaga di Filipina, Erik dan seluruh atlet bertemu Presiden Jokowi di Istana. Erik juga berkesempatan bertemu Raja Sapta Oktohari, Presiden National Olympic Committe (NOC). Erik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya.

“Terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya. Orang tua saya Haji Agustamin dan Hajah Aida, istri dan anak saya, dan para pelatih. Terima kasih juga kepada Presiden NOC Raja Sapta Oktohari. Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat. Emas ini saya persembahkan untuk Kalbar,” tutup Erik.

Sambo merupakan olahraga atau seni bela diri yang berasal dari Rusia yang populer pada 1940-an. Sambo adalah singkatan dari Samozashchita Bez Oruzhia yang artinya pertahanan diri tanpa senjata.
Sambo menggabungkan gulat dan judo dengan menekankan pada kemampuan kontrol dan kuncian kaki. Sambo mengajarkan praktisi cara untuk mengakhiri perkelahian dengan cepat. Hal ini sering dilakukan dengan mengambil lawan ke tanah dan menerapkan penyerahan terus atau serangan cepat. (*)

error: Content is protected !!