Bupati: Mau Kaya, Jangan Malu Jadi Petani
Kebun Hatinya PKK Hasilkan Pundi-pundi Rupiah

PANEN: Bupati Sanggau dan Ketua TP PKK Sanggau saat panen sayur di Kebun Hatinya PKK.ALFIAN DISKOMINFO FOR PONTIANAKPOST

SANGGAU-Kebun Hatinya Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sanggau di Antong Ngelayan, Komplek Sabang Merah telah menghasilkan pundi-pundi rupiah. Berbagai jenis sayuran di lahan seluas 0,8 hektar itu dipasarkan secara online kepada konsumen.

“Di sini (Kebun Hatinya PKK) sudah sering panen, cukup menghasilkan dan bisa menjadi pendapatan anak-anak di sini,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Arita Apolina, Senin (5/4).

Arita menyampaikan, hasil penjualan sayuran dari Kebun Hatinya PKK ini menjadi pembangkit semangat bagi anak-anak muda dan kader. Setahun belakangan, tanaman yang dihasilkan dari Kebun Hatinya PKK dipasarkan ke konsumen.

“Hari ini kita panen jagung dan sayuran hidroponik, ada lobak dan sawi. Biasanya begitu kita panen, dijual langsung habis,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi berharap Kebun Hatinya PKK menjadi percontohan bagi masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan sumber pangan.

“Lahan ini dulunya gersang, tapi diolah sehingga jadi subur. Hari ini kita panen jagung dan sayuran hidroponik. Saya harap masyarakat Sanggau, ayo manfaatkan pekarangan. Kebun Hatinya PKK ini bisa menjadi contoh,” harap dia.

Untuk mengelola lahan agar menjadi sumber pangan seperti yang dilakukan PKK tidak memerlukan biaya besar.  Terpenting adalah keinginan untuk belajar.

“Asal mau belajar. Nah, tadi saya memanen bersama petani milenial, anak-anak muda Sanggau. Mereka dari Genre, FAD, Genpi, mereka semuanya terlibat mengolah kebun ini. Kelihatannya (kebun) ini kecil, tapi manfaatnya besar. Kalau mau kaya jangan malu jadi petani,” tegasnya.(sgg)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!