Bupati Sekadau Sampaikan 3 Kasus Baru Covid-19   

KONFERENSI PERS: Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau saat memberikan keterangan adanya tiga kasus baru, melalui konferensi pers yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Sekadau, pada Rabu (17/6) pagi. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

Dua Diantaranya Santri, Satu ASN Puskesmas

SEKADAU HILIR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau kembali mengkonfirmasi adanya tiga kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Sekadau.

Hal ini terungkap setelah beberapa waktu lalu tim gugus tugas Sekadau melakukan tes swab terhadap empat orang , dan dari hasil laboratotium yang telah dilakukan memastikan tiga dari empat orang yang di swab tersebut dipastikan terpapar virus yang diduga berasal dari negeri tirai bambu tersebut.

Bupati Sekadau, Rupinus mengungkapkan bahwa ketiga pasien pasien terkonfirmasi baru di Sekadau adalah mereka yang sebelumnya telah dilakukan rapid test sebanyak dua kali, dan menunjukkan hasil reaktif. Kemudian, terhadap mereka juga telah dilakukan pengambilan sampel swab pada tanggal 4 dan 5 Juni untuk kemudian dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) metode real time oleh laboratorium  Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.

“Dan pada Selasa (16/6) kemarin sekitar pukul 22.40 WIB, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk (PP) dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Sekadau kita telah mendapat hasil swab yang sebelumnya telah dilakukan terhadap empat orang yang kita kirim sampel swabnya,” ungkap Rupinus saat konferensi pers, Rabu (17/6).

“Dari empat yang kita swab, tiga diantaranya dinyatakan positif Covid-19 sementara satu sisanya negatif. Jadi sampai saat ini, total ada 10 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sekadau,” timpalnya.

Dia juga mengungkapkan, dari tiga kasus terkonfirmasi baru tersebut dua diantaranya berjenis kelamin pria berusia 14 tahun dari Kecamatan Belitang Hilir. Sementara satu lainnya merupakan wanita berusia 45 tahun dari Kecamatan Belitang Hulu.

Orang nomor wahid di Kabupaten Sekadau tersebut juga mengungkapkan bahwa untuk kasus 08, 09, dan 10 yang baru terkonfirmasi ini semuanya merupakan orang tanpa gejala (OTG). Mengingat yang bersangkutan tidak menunjukkan keluhan, namun berpotensi menularkan.

“Kasus 08 dan 09 merupakan klaster anak santri di pesantren Pal 4 Jalan Sintang Sekadau, yang sebelumnya memiliki kontak erat dengan jamaah tabligh Akbar Kuala Lumpur (Malaysia). Sementara untuk kasus 10 adalah aparatur sipil Negara (ASN) di Puskesmas yang merupakan OTG yang dari awal berisiko tinggi terpapar, yang sebelumnya kita rapid pada tanggal 14 Mei menunjukkan hasil reaktif,” terangnya.

Dia mengungkapkan bahwa tindak lanjut terhadap ketiga kasus baru ini, pihaknya melalui tim gugus tugas Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan PP dan KB akan melakukan langkah-langkah terhadap ketiga pasien tersebut. Yakni diawali dengan penjemputan untuk di isolasi serta pemantauan secara ketat di rumah singgah isolasi yang telah disiapkan oleh Pemkab Sekadau.

“Selain itu, kita juga akan melakukan tracking terhadap orang-orang yang memliki kontak dengan ketiga pasien baru. Ini kita lakukan guna tindak lanjut sekaligus memutus mata rantai penularan virus sesegera mungkin,” ungkapnya.

Lebih jauh,melihat kondisi sekarang di Sekadau yang sudah ada 10 kasus terkonfirmasi, Bupati mengimbau agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada akan penyebaran virus corona. Ia mengatakan virus ini bisa ditangani dan diatasi dengan syarat masyarakat juga harus disiplin, terutama dalam penerapan protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Tetap dirumah dan kenakan masker apabila ada keperluan di luar rumah, hindari keramaian dan jaga jarak, rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, tingkatkan pola hidup bersih dan sehat, serta membantu pemerintah untuk kita saling membantu dan mengingatkan dengan taat terkait imbauan pemerintah,” paparnya.

Selain itu, Bupati Sekadau juga membeberkan data terbaru terkait perkembangan Covid-19 yang ada di Sekadau. Dia menuturkan, hingga saat ini tercatat ada 191 orang dalam pemantauan (ODP), satu pasien dalam pengawasan (PDP), dan 11 orang tanpa gejala (OTG)

“Sementara untuk hasil laboratorium PCR yang sudah kita lakukan, saat ini ada enam kasus terkonfirmasi, enam negatif, dan ada empat yang masih menunggu hasil laboratorium. Dan untuk penanganan, sampai saat ini kasus di Sekadau, ada empat orang yang dinyatakan sembuh,” pungkasnya. (sig)

loading...