Bupati Targetkan 60 Desa Mandiri

CIPTAKAN SINERGI: Bupati Hj Erlina, SH, MH saat menghadiri Rakoor APDESI.Istimewa

MEMPAWAH – Bupati Mempawah Hj Erlina, SH, MH dan Wakil Bupati, Muhammad Pagi kompak menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakoor) dan halal bi halal DPC APDESI Kabupaten Mempawah di Lapangan Futsal Union Desa Galang, Rabu (9/6) pagi. Dihadapan Kepala Desa (Kades), Erlina menargetkan 60 desa mandiri di tahun mendatang. Selain Bupati dan Wakil Bupati, kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Mempawah, Ketua APDESI beserta seluruh Kades se-Kabupaten Mempawah, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, Camat dan Muspika Sungai Pinyuh.

Dalam sambutannya, Erlina mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan apresiasi dan mendukung penuh kegiatan rakoor dan halal bi halal yang dilaksanakan APDESI Kabupaten Mempawah. “Mudah-mudahan kedepan APDESI bisa memaksimalkan peranannya dalam meningkatkan menciptakan kerjasama dan sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Mempawah,” harap Erlina.

Istri Wakil Gubernur Kalbar itu mengungkapkan, Mei lalu Pemerintah Kabupaten Mempawah mendapatkan tiga penghargaan dari pemerintah pusat. Yakni penghargaan WTP, pengelolaan DAK serta Dana Desa terbaik tahun 2020. “Keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari APDESI dan jajaran pemerintah desa. Karena, Kades dan Lurah sebagai ujung tombak pemerintah daerah. Untuk itu, pemerintah daerah selalu mendorong berbagai program kerja strategis yang dilaksanakan di masyarakat,” tegas Erlina.

Lebih jauh, Erlina menyebutkan Provinsi Kalbar masuk dalam urutan ke-13 kategori desa mandiri se-Indonesia. Maka, Erlina mendorong agar APDESI memaksimalkan peranan dan pembinaannya agar seluruh desa di Kabupaten Mempawah bisa menjadi desa mandiri. “Saat ini sudah ada 33 desa mandiri di Kabupaten Mempawah, mudah-mudahan tahun depan bisa terwujud 60 desa mandiri di Kabupaten Mempawah,” harapnya.

Masih dalam kesempatan itu, Erlina menyampaikan target program desa yang akan diwujudkannya di tahun 2021. Salah satunya smart village atau desa cerdas dan satu desa satu sarjana. “Kita ingin merealisasikan program smart village atau desa cerdas di akhir tahun 2021 ini. Begitu pun dengan program satu desa satu sarjana akan direalisasikan. Nanti akan kita siapkan regulasinya agar program ini bisa terwujud di seluruh desa di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Mempawah, Abdul Majid menjelaskan, APDESI merupakan organisasi dari pusat hingga daerah. Dengan anggotanya berasal dari seluruh Kades dan pemerintahan desa se-Indonesia. “Jika organisasi ini aktif dan dikelola secara maksimal maka akan memberikan kontribusi positif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah,” pendapatnya. Karenanya, Kades Wajok Hilir ini mengharapkan terwujudkan kerjasama dan sinergitas yang baik antara APDESI dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Sehingga berbagai program kerja dapat terselenggarakan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah bersinergi dengan APDESI dan tentunya kami siap bekerjasama dengan baik jika mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah,” janjinya.  Tak lupa, Abdul Majid mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati, DPRD beserta jajaran OPD dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pejabat daerah itu dinilai sebagai bentuk dukungan positif terhadap APDESI Kabupaten Mempawah. “Terima kasih pula kepada APDESI Kecamatan Sungai Pinyuh khususnya Kades Galang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Kami berikan apresiasi kepada Kades Galang, Rasyidi yang telah mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan ini hingga berjalan sukses dan lancar,” pujinya.(wah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!