Bupati Teken MoU Informasi Geospasial

NOTA KESEPAHAMAN: Bupati, Hj Erlina, SH, MH bersama sejumlah kepala daerah menandatangani MoU. ISTIMEWA

Dukung Program Smart City

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) terkait informasi geospasial. Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) itu dilaksanakan dalam kegiatan Pencanangan Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Aston Pontianak, kemarin.

Selain Bupati Mempawah, MoU bersama BIG juga dilakukan seluruh Bupati dan Walikota se- Kalimantan Barat. Penandatangan nota kerjasama disaksikan langsung Gubernur Kalbar, H Sutarmidji. “Pencanangan pengelolaan data dan informasi geospasial ini sangat penting dan strategis dalam mendukung program kerja maupun kebijakan strategis pemerintah daerah. Sebab, setiap program dan kebijakan itu perlu didukung dengan data yang akurat,” kata Sutarmidji dalam sambutannya.

Sutarmijdi mencontohkan, saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah melaunching portal satu data. Maka, portal tersebut harus didukung dengan data-data yang diperlukan masyarakat berkaitan dengan wilayah Kalimantan Barat.

“Melalui portal data ini, siapa saja dapat mengakses data yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, sosial dan lainnya. Sehingga, para investor yang berkeinginan melakukan investasi di daerah ini dapat memantau perkembangan data yang berkaitan dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalbar,” tuturnya.

Karena itu, Sutarmidji menilai MoU bersama BIG sangat penting. Bahkan, dia mengharapkan data yang disuguhkan BIG tidak hanya menyangkut pengembangan informasi geospasial diatas permukaan tanah, melainkan juga potensi yang ada di dalam permukaan tanah. Agar publik mengetahui potensi sumber kekayaan alam yang ada di daerah ini.

“Dengan data kekayaan alam tersebut, kita bisa melakukan pengendalian terhadap pengelolaan kekayaan alam yang ada untuk cadangan dimasa mendatang. Melalui kegiatan ini, saya minta agar seluruh kepala daerah saling bersinergi untuk mendapatkan akurasi data. Supaya potensi kekayaan daya terdata dengan baik,” pintanya.

Di tempat yang sama, Kepala BIG, Hasanuddin menjelaskan, tujuan dilaksanakannya MoU tersebut untuk mendukung penyelenggaraan, pengembangan, dan pemanfaatan data serta informasi geospasial dalam rangka pembangunan dan pengembangan simpul jaringan informasi geospasial di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

“Keuntungan bagi kabupaten dan kota yakni kemudahan dalam mendapatkan data dan informasi geospasial, fasilitas pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan penggunaan data dan informasi geospasial, bimbingan dan pendampingan dalam penyusunan peraturan dan kebijakan terkait pembangunan dan pengembangan simpul jaringan di seluruh wilayah,” pendapatnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH menyambut baik dan mengapresiasi penuh MoU bersama BIG. Bahkan, Erlina menyebut, data yang disediakan BIG akan memberikan dampak positif dalam mendukung realisasi program Mempawah Smart City yang akan direalisasikannya dalam waktu dekat ini.

“Kabupaten Mempawah sedang merintis program Smart City. Maka, kita sangat membutuhkan beragam data yang akurat terkait daerah Kabupaten Mempawah. Makanya, kerjasama ini sangat penting dan positif bagi pengembangan daerah,” singkatnya. (wah)

Read Previous

Jalan Adat Jadi Pilihan Akhir

Read Next

Taruna Asal Singkawang Jadi Korban Hilangnya Kapal MV Nur Allya

Tinggalkan Balasan

Most Popular