Butuh Waktu Tahunan

INSTRUKSI : Mikel Arteta (kiri) saat memberikan instruksi kepada timnya di English FA Cup di Bramall Lane, Sheffield (28/6). FOTO : Oli SCARFF / POOL / AFP

LONDON– Tugas berat dimiliki Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu harus membawa Arsenal  bangkit dari keterpurukan. Saat ini perjalanan The Gunners masih mengecewakan. Di kompetisi Premier League, mereka menempati posisi 9 dengan koleksi 43 poin. Dari 31 laga, Arsenal hanya meraih 10 kemenangan. Sisanya mereka kalah 8 kali dan imbang 13 kali.

Arteta tak bisa disalahkan sepenuhnya karena baru direkrut pada Desember 2019. Tugasnya masih sangat banyak. Namun dia diyakini bisa memberi dampak positif untuk Meriam London.

“Bisa terlihat pengaruh Arteta di dalam tim. Tapi mereka belum terhubung sepenuhnya. Masih belum ada koneksi antara lini belakang, tengah, dan depan. Mereka tidak bergerak sebagai satu kesatuan,” kata mantan pemain Arsenal, Robin van Persie.

Pria asal Belanda itu menilai Arteta sosok yang tepat untuk menangani Arsenal. Namun Van Persie tak yakin Arteta bisa membawa perubahan besar dalam waktu singkat. Menurutnya butuh waktu lama untuk mewujudkan misi besar tersebut.

“Dia masih berusaha menyatukan timnya. Dia membutuhkan waktu. Tidak hanya beberapa bulan, namun yang diperlukan adalah tahunan. Saya yakin dia bisa melakukannya,” ujar Van Persie seperti dikutip iNews.id dari The Sun.

“Mereka harus bisa mencari solusi untuk memperbaiki set-piece. Mereka harus lebih tangguh secara mental. Mereka membutuhkan mentalitas itu untuk bisa bersaing,” tuturnya.

Manajer Arsenal itu juga disebut harus membuang separuh skuadnya pada musim panas ini., Hal itu disampaikan David Bentley yang menyebut hampir sebagian pemain sekarang tidak pantas membela klub.

Harapan the Gunners untuk mentas di Liga Champions semakin menipis semenjak restart Liga Primer Inggris karena dikalahkan Manchester City dan Brighton. Meskipun mereka mampu bangkit dengan membekap Southampton dan lolos ke semi-final Piala FA, perubahan besar dibutuhkan di Emirates Stadium agar tim menjadi kompetitif lagi.

“Saya tidak tahu apa yang ada di pikiran para petinggi klub karena Arsenal harus membuang setengah tim lalu mendapatkan inti yang bagus. Itu sulit, tetapi bisa dilakukan,” ujar mantan produk akademi tersebut ekslusif di 888Sport.

“Masalah utamanya adalah kita tidak tahu apakah mereka yang ada di sana punya pikiran yang sama.”

Bentley lalu menunjuk David Luiz sebagai simbol kesulitan klub. “Saya tidak tahu apakah ini dikarenakan kurangnya persiapan, tetapi rekrutmen empat bek sejajar adalah masalah. Selalu seperti itu. David Luiz adalah masalah. Dia pemain dengan teknik yang hebat tetapi jika Anda ingin menambah pemain muda dan menambahkan mentalitas pemenang, apakah dia tipe pemain yang benar-benar dibutuhkan klub? Saya terkejut dengan kontrak barunya.”

Dia menambahkan, “Saya tidak tahu mengapa mereka tidak mencoba mendatangkan Gary Cahill. Mungkin Luiz lebih fashionable padahal Cahill punya kemampuan yang lebih jelas dan terbukti. Dia lebih cocok untuk Arsenal.”

Arsenal saat ini menempati peringkat sembilan Liga Primer dengan tujuh laga tersisa. Mereka tertinggal 11 poin dari Chelsea yang menguasai peringkat empat.(ist)

error: Content is protected !!