Cabup Junaidi: Kita Punya Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni

KETAPANG – Angka kemiskinan di Kabupaten Ketapang di Tahun 2019 mencapai 10,54%, dan angka tersebut dinyatakan masih sangat tinggi. Karena persentase 10,54% tersebut, berada di atas rata-rata angka kemiskinan Kalimantan Barat, yakni sebesar 7.37% dan di atas rata-rata angka kemiskinan Nasional sebesar 9.66%.

Merespon fenomena tersebut, pasangan Cabup dan Cawabup Kabupaten Ketapang Nomor Urut 2, Junaidi-Sahrani pun telah menyiapkan jurus jitu sebagai alternatif keluar dari permasalahan tersebut. Termasuk dengan 20 Program Unggulan yang ditawarkan pada masyarakat, yang diyakini mampu untuk mewujudkan Masyarakat Mandiri Ketapang Hebat.

Seperti yang diketahui, dalam upaya mewujudkan Visi Masyarakat Mandiri Ketapang Hebat tersebut, pasangan Junaidi-Sahrani memerasnya kembali sehingga menghasilkan 5 Misi dan 20 program. Kemudian dari 20 Program Unggulan Junaidi-Sahrani tersebut, satu di antaranya ialah Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni.

“Bahwa kita tahu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR sudah menurunkan program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya). Dan juga, kita di Kabupaten Ketapang sudah pernah menganggarkan untuk Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni ini,” ungkap Cabup Junaidi di SP 2, Desa Air Upas, Kec. Air Upas.

“Karenanya, kita akan menginventarisir ulang, berapa sebenarnya kebutuhan jumlah rumah yang tidak layak huni, sesuai dengan data yang diberikan oleh Pemerintah Desa maupun data yang sudah ada. Ataupun data dari temuan baru di lapangan, terkait adanya rumah/KK baru yang mungkin baru membuat bangunan tidak layak huni,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Cabup Junaidi pun menjelaskan, adapun tujuan dari BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) tersebut ialah agar terwujudnya rumah yang layak huni untuk masyarakat. Tentunya hal ini akan menjadi kabar gembira di tengah lara masyarakat Kabupaten Ketapang.

“Terkait program tersebut, kita akan sinkronkan dengan program BSPS dari Kementerian PUPR. Dimana, BSPS ini ada 2 kriteria, yakni kita merehab rumah yang sudah ada atau membangun rumah baru,” pungkasnya.

Junaidi-Sahrani sendiri merupakan salah satu pasangan Cabup dan Cawabup yang akan meramaikan kontestasi politik di Pilbup Ketapang pada 9 Desember mendatang. Untuk membawa Masyarakat Mandiri Ketapang Hebat, Junaidi-Sahrani memiliki 20 Program Unggulan yang diyakini mampu akan membawa harapan dan perubahan untuk masyarakat Ketapang. (*/r)

error: Content is protected !!