Cabup Junaidi: Seorang Pemimpin Harus Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Calon Bupati Kabupaten Ketapang Junaidi menekankan akan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam membuat kebijakan. Baginya hal tersebut merupakan karakteristik pemimpin sesungguhnya.

Terlebih Junaidi bukanlah orang baru dalam birokrasi pemerintahan di Ketapang. Sehingga dia mampu memahami betul, seluk beluk permasalahan yang ada di masyarakat.

“Saya dan Pak Sahrani ini adalah Anggota Dewan. Saya 3 periode dan Pak Sahrani ini 4 periode. Jadi dewan itu sulitnya luar biasa,” ujar Cabup Junaidi.

Di sisi lain, pengalaman Junaidi-Sahrani dalam kancah dunia perpolitikan Kabupaten Ketapang pun tak perlu diragukan. Karenanya, cabup Junaidi pun menegaskan, bahwa untuk masyarakat Ketapang, semua akan dikorbankannya.

“Tapi untuk Kabupaten Ketapang, kami berdua memilih untuk memundurkan diri sebagai anggota dewan. Kenapa, agar tidak ada lagi keragu-raguan dalam diri masyarakat,” tegas peraih suara terbanyak dalam Pileg 2019 lalu itu.

“Kalau untuk kepentingan pribadi, saya cukup duduk saja sebagai anggota dewan, itu sudah cukup. Tapi saya mau untuk mengurusi masyarakat, karena seorang pemimpin itu harus bisa melihat kepentingan umum,” imbuhnya.

Sosok Cabup Junaidi sendiri pernah diberikan amanat oleh masyarakat untuk mengemban tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Ketapang. Bahkan, Cabup Junaidi pun juga Anggota Dewan terpilih selama 3 periode berturut-turut dan di Dapil yang berbeda-beda.Bersama Sahrani dia diusung oleh Koalisi Rakyat Bersatu yang diisi oleh empat partai politik seperti Nasdem, PPP, PKB dan PKS.**

loading...