Cegah Korupsi dengan Tambah Penghasilan ASN

SOSIALISASI: Asisten Administrasi dan Umum Setda Kubu Raya Rusnaldi memberikan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2019 tentang Tambahan Penghasilan PNS, Foto humas Pemkab Kubu Raya

SUNGAI RAYA – Para ASN di lingkungan Pemerintah Kubu Raya sejak September 2019 menerima kenaikan tambahan penghasilan ASN (TPP). Kenaikan TPP ini direalisasikan seiring dengan terbitnya Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2019 tentang Tambahan Penghasilan PNS. Perbup tersebut merupakan tindaklanjut rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Hal ini dilakukan dalam rangka membentuk aparatur pemerintahan yang bersih dan profesional, menghilangkan segala bentuk gratifikasi dalam setiap pelayanan, dan menciptakan manajemen personalia yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme,” kata Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya, Rusnaldi saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2019 tentang Tambahan Penghasilan PNS, Kamis (3/10) di Aula Bank Kalbar Kubu Raya.

Dia menerangkan, pemberian tunjangan kepada ASN disesuaikan beban kerja tiap ASN. Ia menjelaskan, realisasi kenaikan tambahan penghasilan dilakukan setelah pemerintah daerah selesai melakukan penghitungan terhadap analisa beban kerja dan jabatan. Hasil analisa tersebut kemudian diverifikasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

“Dengan proses yang panjang dan berliku, tentu bukanlah pekerjaan mudah bagi kita. Namun dengan tekad kuat dan kerja sama semua pihak, maka pada September 2019 telah ditetapkan untuk tambahan penghasilan ASN di lingkungan Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Rusnaldi menyebut kenaikan tambahan penghasilan ASN sebagai era baru mewujudkan ASN yang profesional. Menurutnya, ASN harus menjadi agen perubahan dalam segala aspek pembangunan. “TPP diberikan juga sebagai penghargaan terhadap kinerja seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang sumber dananya berasal dari efisiensi pelaksanaan kegiatan pada APBD Kubu Raya,” ujarnya.

Terkait adanya peningkatan TPP, Rusnaldi meminta para ASN untuk semakin profesional. Termasuk meningkatkan disiplin kerja. Secara khusus, ia berpesan agar ASN melakukan inovasi dalam bekerja. Sehingga terwujud kinerja yang sesuai tuntutan kebutuhan di era digital saat ini.

“Saya minta seluruh ASN dapat menghasilkan output kinerja yang lebih baik dan berdaya guna. Demi menuju Kabupaten Kubu Raya yang bahagia, bermartabat, terdepan, berkualitas, dan religius,” pungkasnya.

Secara terpisah, Anggota DPRD Kubu Raya, Usman menilai adanya tambahan penghasilan PNS merupakan kabar baik bagi para PNS. Namun di sisi lain, dia berharap adanya tambahan penghasilan tersebut juga bisa memicu atau memotivasi naiknya kualitas kinerja semua ASN di Kubu Raya. “Saya berharap kenaikan atau tambahan penghasilan ASN ini harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kubu Raya dan juga harus lebih efektif dalam pengelolaannya,” ungkapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga menambahkan, jika kebijakan tambahan pangehasilan ASN ini merupakan salah satu langkah pencegahan terjadinya korupsi terintegrasi, maka kata dia, juga diperlukan pola pikir dan perlu pemahaman yang sama untuk mencegah terjadinya korupsi. “Perlu juga peningkatan pemahaman religi bagi setiap orang terutama para ASN yang mengunggah nurani sehingga ada kesadaran bersama untuk perbaikan dan juga membangun sistim yang kredibel dan akuntabel yang terkontrol secara baik,”pungkasnya. (ash)