Cegah Truk Nakal, Pemkab Berencana Pasang Portal

Truk pengangkut TBS melintas di jalanan kota Ngabang, Senin (2/12). Pemkab Landak berencana memasang portal untuk mencegah truk nakal dalam waktu dekat. foto MIFTAHUL

Bupati: Truk Kelebihan Muatan Rusak Jalan

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak berencana memasang portal di beberapa titik jalan yang dilewati truk angkutan sawit. Portal itu untuk membatasi truk, terutama yang memuat beban melebihi kapasitas jalan.

“Tinggi gerbang yang rencananya di pasang tersebut akan disesuaikan dengan surat peraturan menteri perhubungan tentang dimensi,” katanya setelah Rapat Paripurna penyampaian jawaban Bupati Landak atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Landak di ruang rapat utama DPRD Landak, Kamis (28/11) pekan lalu.

Pemerintah berencana melaksanakan kebijakan itu secara bertahap di lima titik yang sudah ditentukan. “Kami akan coba pasang di satu tempat dulu, kita coba lihat apa reaksi masyarakat kemudian nanti kita jelaskan pelan-pelan,” jelasnya.

Bupati menjelaskan pemerintah sudah berusaha menertibkan dengan mengatur ketinggan bak truk. Akan tetapi masih ada saja oknum yang membandel. Barang bertumpuk hingga melebihi bak truk.

”Kalau bak truk sudah lebih dari standar angkutan tentu kendaraan tersebut tidak bisa di-KIR (Uji berkala),” katanya.

Rencana pemasangan gerbang besi di beberapa titik ini, menurut Karolin membutuhkan dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Landak. Anggota dewan dapat hadir untuk menjadi jembatan kebijakan pemerintah.

“Menjelaskannya kepada masyarakat. Kalau anggota Dewan bisa back up ini, saya akan jalankan. Jangan nanti bupati lagi yang diserang. Kalau memang dewan tidak setuju, saya tidak jalankan nih. Malas saya berantem sama dewan,” ujar Karolin.

Ia pun berencana mengundang perusahaan sawit untuk membicarakan hal ini dalam waktu dekat. Dengan harapan, truk yang kelebihan muatan dapat ditertibkan. Dan, tidak lagi merusak jalan kabupaten.

“Karena kalau tidak sama saja omong kosong saja kita membangun jalan. Hancur semua. Dan inilah kondisi yang harus kita hadapi,” jelas Karolin.

Read Previous

Topan Kammuri Dekati Manila, Sepak Takraw Dibatalkan

Read Next

HUT ke-5, Perkumpulan Teochew Kalbar Hadir untuk Kemanusiaan dan Lestarikan Budaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *