Cencalok & Tempoyak Gugah Selera 

Angkringan adalah warung makan sederhana dengan menggunakan sebuah gerobak dorong dan ditutupi sebuah terpal plastik sebagai atapnya. Banyak terdapat di Yogyakarta. Namun, kini angkringan juga mudah ditemukan di Pontianak. Menu-menu yang disajikan pun disesuaikan dengan cita rasa lokal. Foto : Siti Sulbiyah

Kuliner Angkringan

Angkringan adalah warung makan sederhana dengan menggunakan sebuah gerobak dorong dan ditutupi sebuah terpal plastik sebagai atapnya. Banyak terdapat di Yogyakarta. Namun, kini angkringan juga mudah ditemukan di Pontianak. Menu-menu yang disajikan pun disesuaikan dengan cita rasa lokal.

Oleh : Siti Sulbiyah

Angkringan kini sudah menyebar di berbagai daerah di tanah air. Seiring dengan meluasnya kuliner khas Jawa Tengah ini, maka semakin bervariasi pula menu yang dihidangkan. Seperti yang dilakukan oleh Elin. Owner Angkringan Telap Talep ini, mengkreasikan berbagi menu khas angkringan, hingga menghasilkan sekitar 40 variasi menu.

Menurut dia, setidaknya ada lima jenis menu yang wajib tersedia di warung angkringan khas Yogyakarta. “Menu khasnya itu seperti nasi kucing atau sego kucing, gorengan, aneka sate, aneka bacem, hingga wedang,” ungkap dia.

Kelima jenis menu wajib itu, dikreasikan sedemikian rupa dengan menambah menu makanan hingga bumbu yang digunakan. Variasi makanan dan bumbu yang ia lakukan, tak lain dilakukan agar cocok dengan selera masyarakat setempat. Salah satu variasi dihadirkan adalah lauk pauk dengan bumbu pedas dan balado. Ada pula nasi kucing yang dikreasikan dengan makanan lokal seperti cencalok dan tempoyak.

Layaknya sate, kuliner angkringan akan dibakar terlebih dahulu di atas api sebelum disantap. Lauk-pauk akan dibalut dengan bumbu kecap, serta beberapa bumbu lain yang akan menambah cita rasa kuliner khas tersebut. Lauk pauk akan disantap bersama nasi kucing. Harganya yang terjangkau, membuat kuliner ini diminati oleh banyak kalangan.

“Kuliner angkringan itu identik dengan harganya yang murah namun enak. Karena itulah disukai oleh banyak orang,” kata dia. **

loading...