Cerdas dan Kreatif adalah Amanah Seorang Pendidik

JORAE, M.Pd

Oleh: JORAE, M.Pd*

PENDIDIK yang kreatif adalah pendidik yang mau dan mampu mengaktualisasikan yang dimilikinya dalam membina dan mendidik peserta didiknya. Dunia pendidikan  mendambakan memiliki guru yang cerdas. Karakteristik yang dimiliki guru cerdas antara lain :

Pertama,  kreatif dalam kegiatan pembelajar. Sebuah ide kreatif seorang guru sangat diperlukan untuk dapat mengubah situasi pembelajaran menjadi menarik dan efektif sekaligus mengajak siswa lebih aktif. Jika saat ini adalah era teknologi digital, ada kemungkinan ide pembelajaran yang kita kembangkan adalah lebih banyak berhubungan dengan teknologi digital. karena secara mayoritas siswa akan lebih tertarik menghadapi sesuatu yang up to date.

Kedua. Inovatif. Guru sebagai inovator pembelajaran mau tidak mau harus meningkatkan kemampuan diantaranya : 1) Teknologi yang merupakan kekuatan pendorong terhadap inovasi dan kesuksesan. Kenyataannya saat ini banyak guru yang berupaya meraih keberhasilan untuk berinovasi. 2) Ada kreativitas yang tergantung gagasan-gagasan yang dimunculkan. Seorang inovator adalah orang yang berhasil mengambil peluang-peluang untuk mewujudkan gagasan-gagasan yang ada dan secara realita dapat dikembangkan.

Ketiga. Guru pembelajar. Kemendikbud Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa yang paling penting adalah gurunya. Sebab penerjemahan dan penyampaian kurikulum yang disusun sangat bergantung pada kapasitas guru. Bagaimana deliverynya. Guru itu menerjemahkan, menyampaikan, menginsipirasi, berinovasi, berkreasi dengan dukungan dalam kurikulum. Beberapa faktor yang menentukan kesuksesan pendidikan.

Menurut Umar (1996), menyebutkan ada  tiga kelompok. Pertama, perangkat keras (hardware) yang meliputi ruang belajar, peralatan praktik, laboratorium, perpustakaan, dan sebagainya. Kedua, perangkat lunak (software) yang meliputi kurikulum, program pengajaran dan sebagainya. Ketiga. Perangkat pikir (brainware) seperti guru, kepala sekolah, anak didik, dan orang-orang yang terkait dalam proses.

Dari berbagai faktor itu, banyak pakar sepakat bahwa yang paling menentukan adalah guru. Dalam Basic principles of Basic Student Teaching, Adams & Decey, seperti dikutip Uzer Usman (2003), berkata “Hampir semua usaha reformasi pendidikan, seperti pembaruan kurikulum dan penerapan metode mengajar baru, akhirnya bergantung kepada guru. Tanpa mereka tidak mungkin siswa menguasai bahan pelajaran dan strategi pembelajaran, tanpa mereka tidak mungkin dapat mendorong siswa untuk belajar secara sungguh-sungguh.

Guna mencapai prestasi yang tinggi, maka segala upaya peningkatan mutu pendidikan tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa guru.”evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya, terutama kunci pertama adalah kompetensi atau kempuan dasar  seperti kemampuan  kepribadian yang berarti kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif dan bijaksana, berwibawa berakhlak mulia, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, secara obyektif mengevaluasi kinerja sendiri, serta mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.

Adapun kompetensi profesional adalah kemampuan guru dalam penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Sedangkan kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi lisan, tulisan, dan/atau isyarat, menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional, dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, serta bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar.Perlu diketahui bahwa , peserta didik yang dihadapi oleh pendidik  saat ini adalah peserta didik pada  generasi millenial yang tidak asing lagi dengan dunia digital.

Jangan sampai timbul istilah, peserta didik era industri 4.0 diajar oleh guru industri 3.0, 2.0.Kualitas guru sangatlah penting untuk menjamin penyampaikan nilai dan proses pembelajaran bagi anak didik.Dan setiap guru yang cerdas wajib berkontribusi dalam menyiapkan konten pendidikan yang bermutu  Selain itu, seorang guru juga cerdas berkarakter yang sangat kuat.

*Kepala SMAN 1 Sompak

error: Content is protected !!