Conte : Kami Layak Mendapatkannya

Alexis Sanchez | sumber foto : sportlifenews

Alexis Sanchez bergabung ke Inter Milan dengan kontrak berdurasi tiga tahun setelah Manchester United sepakat untuk menyudahi kontraknya. Pemain asal Cile tersebut direkrut Setan Merah dari Arsenal pada Januari 2018 tetapi gagal memberikan yang terbaik di Old Trafford, hanya mencetak lima gol dalam 45 pertandingan.

Ia kemudian dipinjamkan ke Nerazzurri musim panas lalu dengan status pinjaman, dan kemudian Sanchez menemukan sentuhan terbaiknya setelah kompetisi kembali bergulir pasca jeda akibat pandemi virus corona. United tidak akan menerima dana transfer untuk sang bintang dan bahkan diyakini klub harus membayar sejumlah uang karena memutus kontrak Sanchez lebih dini.

Kesepakatan mantan winger Barcelona tersebut bersama Inter akan berlaku hingga 2023, dengan sumber mengatakan kepada Goal bahwa ia menerima potongan gaji untuk bisa menyegel masa depan di Giuseppe Meazza.

Ole Gunnar Solskjaer, yang tidak pernah berniat memasukkan Sanchez ke dalam rencananya, mengeluarkan pujian ketika ditanya tentang mantan bintang Arsenal tersebut setelah timnya menaklukkan LASK Linz pada ajang Liga Europa.

“Saya bisa memastikan bahwa kami mencapai sepakat. Alexis menikmati waktunya di sana, mereka menyukai dia jadi itu langkah bagus untuknya,” ujarnya. “Kami berharap yang terbaik bagi dia dan dia pemain top dan kami ingin melihatnya memainkan sepakbola terbaik. Untuk alasan apapun kami tidak melihat yang terbaik dari dia di sini, dia sosok profesional dan kami berharap yang terbaik untuknya.

Pelatih La Beneamata Antonio Conte menanggapi sangat positif transfer Sanchez ke klubnya secara permanen: “Operasi Sanchez menjadi gerak yang luar biasa oleh klub. Kami layak mendapatkannya. Dia datang pada momen buruk dalam kariernya dan dengan kami dia langsung mengalami cedera. Kami menunggu dia dan sekarang dia bermain baik. Adil jika kami yang bisa menikmati dia sekarang.”

Di lain sisi, Inter mengalahkan Getafe dengan skor 2-0 pada babak 16 besar Liga Europa di Veltins Arena, Jerman, Kamis (6/8) dini hari WIB. Pelatih Getafe, Jorge Bordalas, memaklumi kekalahan timnya seraya mengatakan bahwa Jorge Molina dkk memang kalah kelas dari Inter Milan. “Kami kecewa. Menurut saya, tim ini sudah bermain dengan luar biasa,” ucap Bordalas selepas pertandingan. Kami mampu bikin Inter kewalahan sepanjang babak kedua. Kami mengendalikan pertandingan. Sayang, dalam kesalahan kami dalam gol pertama. Tetapi mental tim tetap terjaga dan kami mendapatkan penalti yang memungkinkan kami bisa lolos dari fase ini,” ujarnya seperti dilansir Goal.

Gol kemenangan Inter masing-masing diciptakan oleh Romelu Lukaku pada menit ke-33 dan Christian Eriksen (83’). Getafe sebetulnya punya peluang bersih untuk menyamakan skor. Namun, sepakan penalti Molina pada menit ke-76 justru menyamping di kanan gawang Samir Handanovic.

“Hasil ini sangat disayangkan. Tapi saya bangga karena pendekatan taktik yang fantastis dan tim menerapkannya dengan hebat. Saya sangat bangga dengan kinerja para pemain. Perbedaan sangat besar. Lukaku saja, satu pemain Inter, harganya sudah setara dengan semua pemain Getafe,” pungkasnya.

Lukaku didatangkan Inter dari Manhester United pada awal musim ini dengan rekor pembelian klub sebesar €80 juta. Sejauh ini, sang pemain telah mencetak 30 gol di semua ajang.

Adapun pada babak perempat-final yang akan berlangsung di Esprit Arena pada Selasa (11/8) dini hari WIB. (ist)

loading...