Create Content with Journalism Skills

najwa sihab

WORKSHOP: Najwa Shihab memberi materi bagaimana membuat konten berkualitas dengan memuat nilainilai jurnalistik di dalamnya.

CONTENT creator jadi salah satu profesi yang digandrungi milenial di era digital saat ini. Selain menyenangkan dan mengasah kreativitas, kelebihan lainnya adalah bisa mendapatkan penghasilan sambil melakukan hobi.

Well, sebenarnya apa sih content creator itu dan tugasnya seperti apa? Fyi, content creator adalah orang yang membuat suatu konten baik berupa tulisan, gambar, video atau suara di platform digital, seperti YouTube, Instagram, Twitter, blog, podcast serta media sosial lainnya.

Tugasnya mengumpulkan ide serta data, kemudian melakukan riset untuk membuat konsep yang akan dijadikan sebuah konten yang sesuai dengan identitas dan branding yang diinginkan.

Banyak yang mengangap menjadi content creator itu bisa dilakukan dengan gampang dan menghasilkan banyak uang. Walau terkesan asyik, kenyataannya menjadi seorang content creator itu butuh effort yang luar biasa.

“Sekarang semua orang bisa menjadi content creator minimal di media sosial mereka. Namun, bagaimana melakukan itu dengan menarik dan membawa pesan? Karena tujuan setiap konten yang baik itu selalu memberikan dampak dan pengaruh,” ujar Najwa Shihab.

Najwa Shihab yang dua tahun belakangan ini fokus di dunia industri kreatif digital melakukan banyak gebrakan untuk anak muda. Bersama timnya di Narasi TV, perempuan yang akrab disapa Mbak Nana ini mengadakan content creator workshop di 10 kota di Indonesia mulai dari pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

Pontianak sendiri diadakan pada 7-8 September lalu, bertempat di Hotel Mercure Pontianak, workshop diikuti oleh 25 anak muda content creator Pontianak. Peserta belajar bersama para expert seperti Imam Wahyudi (Senior Journalist), Gupta Sitorus (Brand Specialist), Agustinus Wibowo (Travel Writer), Rara Sekar & Ben Laksana (Co-Founder Arkademy Project) dan yang pasti Najwa Shihab selaku Founder Narasi.

“Sekarang habbit orang dalam mengonsumsi informasi sudah beda, tak hanya satu medium tapi juga sudah multi-platform. Ini adalah tantangan untuk jurnalis dan content creator karena harus tahu cara bertutur yang tepat di medium yang berbeda,” jelas Najwa.

Jurnalis senior ini ingin mengajak anak muda para content creator di Indonesia nggak hanya paham dalam menyampaikan pesan di multi-platform namun konten tersebut bisa berkualitas, orisinil, menarik dan relevan yang memuat nilai-nilai jurnalistik. Inilah yang disebutnya sebagai the new wave of creative journalism.

Lantas, apa sih kelebihan yang dimiliki berbagai platform digital? Dahlia Citra selaku Chief Creative Content Narasi, menjelaskan bahwa platform digital sangat menarik karena parameternya banyak dan detail. “Contohnya YouTube, di situ ketahuan berapa banyak yang nonton dan berapa lama orang menonton konten kita. Spesifiknya kelihatan sampai ke interest mereka apa. Jadi itu memudahkan content creator yang memang ingin membuat konten yang spesifik untuk kalangan dan minat tertentu,” jelasnya.

Jika pengetahuan sudah ada, keterampilan teknis sudah diasah, maka segala kemampuan tersebut akan bergantung pada satu hal utama yaitu ide. Najwa pun memberi tiga trik cara simple mencari ide, yaitu dengan membaca, mengkhayal dan keluar dari zona nyaman.

“Biasa dengan melakukan tiga hal itu muncul ide-ide baru. Kepekaan untuk melihat situasi berbeda di tengah situasi yang begitu banyak memang harus dilatih terus menerus. Kunci berlatih adalah mencoba. Jangan pernah ragu dan jangan antikritik,” ungkapnya.

Nah, Mbak Nana juga berpesan nih untuk kamu yang ingin mencoba terjun sebagai content creator adalah penting untuk berada dalam komunitas, berkolaborasi dengan banyak pihak agar bisa melahirkan ide dan terus menerus mengevaluasi diri. (sya)

Read Previous

Bajakah dan Kelestarian Lingkungan Hidup

Read Next

Wanita Asal Pontianak Menang Kontes Daihatsu Setia

Tinggalkan Balasan

Most Popular