CSR Wilmar ke Depan Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi

Salah satu kegiatan CSR Wilmar di Kecamatan Paloh di tahun 2020. foto dokumen Wilmar

PONTIANAK- Wilmar berkomitmen terus melanjutkan program corporate social responsibility (CSR) di Kalimantan Barat (Kalbar) yang berdampak cukup besar terhadap masyarakat, bermanfaat jangka panjang dan tepat guna seperti pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi. Termasuk mendukung pemenuhan indikator dari indeks desa membangun untuk mencapai kemandirian desa.

Plantation Head Wilmar Kalbar Sinnaya Satappan mengatakan, pihaknya berupaya melaksanakan CSR yang tepat sasaran bagi masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian perusahaan adalah di bidang infrastruktur dan energi. Keduanya dinilai penting karena memiliki dampak besar, yang ujungnya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

“Kami berharap kontribusi ini berimbas positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Sinnaya dalam keterangan resmi saat menggelar buka puasa bersama awak media, Senin (3/5).

Salah satu bantuan energi yang telah dilaksanakan adalah Wilmar Peduli Listrik yang terealisasi pada pertengahan 2020 lalu. Wilmar telah mengalirkan listrik ke 140 rumah penduduk di Dusun Pa’upat dan Dusun Puti, Pahauman, Kabupaten Landak. Program tersebut direalisasikan atas kerjasama antara Wilmar dan PLN. Selain itu bantuan listrik juga dialirkan kepada 162 rumah warga di Dusun Nilas.

Demi mengalirkan listrik di Dusun Nilas, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 3,9 kilometer (km), jaringan tegangan rendah (JTR) 1,5 km dan dua unit gardu distribusi dengan total kapasitas 260 kilovolt ampere (Kva). Hasilnya ada 511 rumah masyarakat yang teraliri listrik, termasuk rumah karyawan perusahaan.

Hingga saat ini, Wilmar telah membangun JTM sepanjang 10,396 km, JTR sepanjang 3,37 km dan empat gardu distribusi yang berkapasitas 610 kVA. “Listrik adalah fasilitas vital, keberadaannya tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga secara ekonomi,” kata Sinnaya.

Sinnaya juga menjelaskan bahwa, Wilmar telah menerima penghargaan dari Gubernur Kalbar atas program pemeliharaan infrastruktur dan jalan provinsi. Program itu dinilai mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di provinsi ini.

Adapun Wilmar telah melaksanakan perawatan jalan provinsi di Jalan A Yani, Dusun Danau Perasah, Dusun Peria dan Dusun Sinar Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas sepanjang 3,12 kilometer (km). Selain itu, pihaknya juga melaksanakan CSR yang memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya adalah budidaya air tawar dengan sistem keramba apung.

Program ini dilaksanakan tahun lalu di Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Dalam program itu, perusahaan menggandeng kelompok budidaya ikan Harapan Jaya. “Kami berharap, program ini dapat menaikkan indikator desa mandiri,” tutur dia.

Program tersebut dimulai dengan pembuatan 10 kolam keramba apung yang diisi dengan 10 ribu bibit jenis ikan nila. Pada tahap awal, dilakukan uji coba di dua kolam keramba dengan 2.000 bibit ikan nila. Uji coba kemudian berlanjut pada September 2020 dengan delapan kolam keramba yang diisi 12 ribu bibit.(bar)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!