Cuan Hilang Dari Kue Kering

PONTIANAK—Pandemi virus corona atau Covid-19 tidak hanya membayangi ketakutan kesehatan masyarakat. Akan tetapi, kantong-kantong pendapatan usaha kecil dan menengah seperti bisnis kue kering menjelang lebaran ikut terpuruk. Padahal, dari bisnis ini cuan diperoleh selalu datang ketika Ramadan 1441 Hijriah hadir.

Susi (45) pengrajin kue kering, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya yang biasanya didatangi pembeli mengakui bahwa penjualan kue kering menjelang lebaran mandek. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda pesanan datang dari hari pertama puasa.

“Tahun-tahun sebelumya, sebelum Ramadan datang price list harga sudah diterima konsumen atau teman-temannya. Sudah mulai ada pesan ini dan itu. Hanya sekarang sepertiinya belum ada,” katanya, Minggu(3/5) di rumahnya.

Susi mengakui tak tahu pasti mengapa belum ada pesanan kue kering yang datang kepadanya. Hanyah ia memperkirakan bahwa perekonomian ibu rumah tangga memang tengah lesu di tengah pandemi corona.

“Virus ini memang memukul mundur bisnis saya. Saya sudah terlanjur banyak beli bahan-bahan. Namun kalaupun tidak ada yang pesan, ya sudahlah. Untuk saya sendiri saja,” kata ibu yang memiliki 3 anak ini.

Menurutnya pada bulan Ramadan tahun-tahun sebelumnya, ia biasa menerima pesanan dari took-toko atau pribadi sekitar 80-300 toples. Sayangnya Ramadan 1441 hijriah iji benar-benar memukul sector usahanya. ”Toko-toko tidak berani pesan. Paling ada tetangga kiri kanan yang memang sudah akrab. Itupun tidak banyak,” ujarnya.

Susi yang sudah enam tahun berbisnis kue kering lebaran menyebutkan bahwa omzet penjualan setidaknya bisa mencapai Rp6,5 juta sampai Rp12 juta ketika ramadan. Omzet ini diperolehnya dari cuan kue kering yang dibanderol Rp50 ribu sampai Rp90 ribu per toples.

Buat susi, omzet tersebut sangat cukup untuk tambahan pengeluaran di momen lebaran. Misalnya, untuk memberi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada asisten rumah tangga yang kerap membantunya membuat kue hingga THR kepada para ponakan. ”Hobi aja awalnya buat kue dan iseng untuk cari tambahan lebaran. Di luar lebaran saya tidak jualan. Tapi kan seharusnya lumayan ya ada tambahan, sekarang sepertinya turun,” ucapnya.(den)

 

error: Content is protected !!