Cuma Hujan yang Bisa Hapus Kabut Asap dan Karhutla

ilustrasi hujan

PONTIANAK—Hanya hujan terus menerus dan ekstrem yang dapat memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) termasuk melenyapkan kabut asap. Hanya bukan menjadi jaminan kejadian serupa tidak terulang pada tahun mendatang.

“Kalbar selalu jatuh pada lubang sama. Setiap tahun Karhutla dan kabut asap adalah dua hal selalu terjadi sepanjang tahun,” ungkap Mad Nawir, Anggota DPRD Provinsi Kalbar.

Menurut dia terus berulangnya bencana karhutla dank abut asap setiap tahun, menunjukkan kalau Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota harus bekerja keras. Sepertinya rencana strategis untuk mengantisipasi tidak ada. Hanya mengandalkan kekuatan alam yakni hujan semuanya akan sirna.

Seharusnya, lanjut dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota mempunyai rencana besar untuk mengantisipasi Karhutla. DPRD pastinya siap bekerjasama membantu baik dari segi pendanaan maupun lainnya. ”Kami siap bantu, asalkan rencana antisipasi masuk akal. Malu juga kita (DPRD), sepanjang tahun selalu jadi omongan warga luar,” ujarnya.

Untuk tindakan pencegahan, harusnya memang lebih difokuskan. Itu karena terbukti penanganan atau penanggulangan yang dilakukan sepertinya kurang efektif. Sementara bencana ini sudah menjadi semacam penyakit tahunan. Tidak kecil juga dana dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pencegahan memang harus diutamakan. Tujuannya supaya Karhutla tidak terulang lagi. “Seharusnya kita lebih fokus pada proses pencegahan. Itu karena kita sudah mengetahui potensi karhutla. Sudah dapat disimpulkan pada wilayah mana saja,” ungkap dia.

Guna mendorong pengoptimalan pencegahan, kata Mad Nawir, BPBD juga harus disupport dengan anggaran memadai. Misalnya untuk mensosialisasikan ke masyarakat atau lain. “Jangan sudah terbakar baru sibuk. Tentu bakalan kelabakan sepanjang tahun,” katanya.(den)

Read Previous

Manfaatkan IT, Inovasi Pelayanan Publik

Read Next

Reviu Program KKBPK Hasilkan Beberapa Kesimpulan

Tinggalkan Balasan

Most Popular