Curi di Manis Mata, Jual di Marau

pencurian

DIAMANKAN PETUGAS: YK (20), pelaku curanmor di wilayah hukum Polsek Manis Mata berhasil diamankan oleh anggota Polsek Manis Mata, setelah dibekuk saat menjual hasil curiannya, Jumat (4/10) sore lalu. ISTIMEWA

Polsek Manis Mata Bekuk Pelaku Curanmor

KETAPANG – YK, pemuda berusia 20 tahun, dibekuk aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Manis Mata, saat hendak menjual sepeda motor sepeda motor hasil curiannya kepada warga Desa Batu Payung, Kecamatan Marau, Jumat (4/10). Sepeda motor tersebut merupakan hasil kejahatannya pada petang 28 September lalu di Dusun Sukakarya, Desa Silat, Kecamatan Manis.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, mengatakan, penangkapan terhadap YK berdasarkan laporan dari warga, Edi Efendi (40). Warga Desa Kemuning, Kecamatan Manis Mata tersebut, menurut Kapolres, telah mengaku kehilangan sepeda motor bebek miliknya pada 1 Oktober lalu. “Sepeda motor milik korban ini dipinjam oleh temannya, namun saat dipinjam itu motornya hilang,” kata Yury, kemarin (8/10) di Mapolres Ketapang.

Kepada anggotanya, Edi mengaku meminjamkan sepeda motor miliknya kepada temannya, Edi Kurniawan, pada 28 September lalu. Warga Dusun Sukakarya Desa Silat Kecamatan Manis Mata ini, dalam keterangannya kepada kepolisian, menceritakan, telah memarkirkan sepeda motor tersebut di halaman rumahnya, sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, saat diparkirkan, kunci motor masih berada di jok sepeda motor. Sekitar pukul 02.00 dini hari, Edi baru menyadari bahwa kunci motor masih tertinggal di jok. Saat hendak mendatangi tempat parkiran motor, motor tersebut sudah raib.

Edi sempat melakukan pencarian di sekitar rumah, namun tidak ditemukan. Dia kemudian memberitahukan kepada pemilik sepeda motor jika kednaraan tersebut sudah raib. Korban pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manis Mata. “Tanggal 1 Oktober, Polsek Manis Mata menerima laporan tentang tindak pidana curanmor dari pelapor atas nama Edi Efendi,” ungkapnya.

Unit Reskrim Polsek Manis Mata kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan terhadap sepeda motor bernomor polisi KB 6525 ZJ. Dari hasil penyelidikan, diketahui kendaraan roda dua tersebut berada di Kecamatan Marau. “Lokasi kejadiannya di Desa Kemuning,

Kecamatan Manis Mata. Namun, pelaku membawanya ke Kecamatan Marau,” jelas Kapolres.
Setelah melakukan penyedilikan, akhirnya anggotanya mengetahui jika motor tersebut hendak dijual di daerah Marau. Polsek Manis Mata kemudian berkoordinasi dengan Polsek Marau untuk melakukan pengintaian terhadap pelaku. “Pelaku dibekuk saat menjual barang bukti sepeda motor ke salah satu warga di Desa Batu Payung Kecamatan Marau pada Jumat (4/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Motor tersebut hendak dijual seharga Rp2 juta,” paparnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku dirinya mencuri motor tersebut dikarenakan pada saat pelaku melewati TKP, melihat posisi kunci tertinggal di jok sepeda motor. “Saya pas lewat di sana, lalu melihat motor Revo ada kuncinye di jok. Saya langsung timbul niat untuk mengambil motor itu,” lanjutnya.

Pelaku juga mengaku akan menggunakan uang dari hasil penjualan motor curian tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Namun nahas, belum sempat menjual motor curiannya, pelaku keburu ditangkap polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah diamankan di Polsek Manis Mata. “Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan denganancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (afi)

Read Previous

Makan Bersama Jadikan Suasana Kian Akrab

Read Next

Plafon Gedung Kantor Satu Atap Pemkab Kayong Utara Jebol

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *