Dampak Virus Covid-19, Sosialisasi Manfaatkan IT dan E Learning

PONTIANAK-Meski dalam situasi pencegahan virus covid-19, namun Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) tetap dijalankan.

Salah satu caranya dengan memanfaatkan IT buat penyampaian beragam informasi yang telah direncanakan dalam program.

Demikian dikatakan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar, Tenny Calvenny Soriton, Jumat (27/3).

“Program BKKBN Kalbar tetap berjalan seperti biasa. Memang secara tidak langsung, penanganan pencegahan virus covid-19 membuat beberapa program yang sudah diagendakan sebelumnya mengalami penundaan. Apalagi program BKKBN, dominasinya advokasi dan menyasar pada banyak orang,” ungkap Tenny.

Dalam situasi menghadapi virus corona, BKKBN pusat juga telah memberi arahan pada BKKBN diseluruh Indonesia untuk menerapkan kerja di rumah. Penerapan kerja di rumah sudah dterapkan BKKBN Kalbar sejak seminggu lalu. Sistem pembagiannya dilakukan berganti. Artinya tidak semua ASN BKKBN kerja di rumah. Karena roda aktivitas di kantor BKKBN Kalbar mesti tetap berjalan.

Agar program BKKBN tetap berjalan, sosialisasi sementara bisa dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Seperti penggunaan Facebook, IG dan Whatsapp menurutnya bisa menjadi senjata dalam penyampaian program kepada masyarakat.

Saat ini, BKKBN Pusat juga sudah mengeluarkan program e learning. Peruntukannya buat teman-teman penyuluh KB yang mesti memberikan informasi di tengah situasi seperti ini (covid-19). Dengan tersampaikannya mater-materi itu kepada masyarakat, dirasa dia program BKKBN tetap berjalan.

Merekapun sejauh ini masih melakukan penyuluhan. Dengan jemput bola. Namun ia mengingatkan petugas KB untuk tetap proteksi diri, dengan tidak bersalaman dan menjaga jarak. Kebersihan diri juga harus dijaga utamanya usai berkontak dengan orang-orang.(iza)