Dapat Undangan Mendadak, Eddy Suratman Gugur Seleksi BPK

Eddy Suratman

Eddy Suratman

PONTIANAK – DPR RI saat ini tengah melakukan seleksi anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Total yang mencalonkan diri sebagai anggota BPK 2019-2024 berjumlah 64 orang. Namun, dua orang di antaranya telah mengundurkan diri. Dari 64 orang itu kami seleksi, yang lolos 32 orang. Salah satunya adalah akademisi Universitas Tanjungpura Prof Dr Eddy Suratman. Namun mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan dan staf ahli Menteri Keuangan ini terancam digugurkan dalam seleksi, lantaran tidak hadir dalam uji kelayakan.

Eddy Suratman ketika dihubungi Pontianak Post menyebut, dia saat ini sedang berada di London, Inggris untuk mengikuti seminar internasional di sana. Sejatinya Eddy dijadwalkan mengikuti tes tersebut pada Selasa, (3/9). Mengenai ketidakhadirannya, dia menyebut, baru mendapatkan undangan untuk fit and proper test pada hari yang sama ketika dia sampai ke Inggris. “Saya baru tahu ada uji kelayakan pada hari Sabtu. Dan saya sudah di London. Ini mendadak sekali ya,” ungkapnya.

Eddy baru kembali ke Indonesia pada 7 September nanti. Saat ini Eddy menyerahkan kelanjutan proses seleksinya pada Komisi XI DPR. Sementara itu, berdasarkan keterangan pimpinan Ketua Komisi XI, para calon yang tidak hadir saat uji kelayakan dianggap gugur. Eddy mengaku bakal legawa bila DPR memutuskan menggugurkan pencalonannya. “Saya serahkan sepenuhnya pada kebijakan komisi XI DPR. Apa pun keputusan mereka saya terima saja dengan ikhlas,” pungkasnya. (ars)

Read Previous

Ai Xin Bantu Warga Kurang Mampu

Read Next

Jeno: BPK Jangan Berpatokan pada Laporan Keuangan Semata

Tinggalkan Balasan

Most Popular