Delapan Poin Menuju Gelar Juara LaLiga

PENENTU:Kapten Real Madrid, Sergio Ramos menjadi penentu timnya saat melawan Athletic Bilbao di Stadion Nuevo San Mames (6/7), setelah berhasil mengeksekusi tendangan penalti menjadi gol tunggal kemenangan. (sumber : int)

MADRID,-Kemenangan penting didapat Real Madrid saat tandang ke Athletic Bilbao. Hasil itu membuat El Real kini berjarak delapan poin dari gelar juara LaLiga 2019/2020.

Madrid melawat ke Nuevo San Mames, Minggu (6/7) malam WIB, untuk menghadapi Bilbao dan pulang dengan tiga poin lewat kemenangan 1-0. Pahlawan kemenangan Madrid adalah Sergio Ramos lewat penaltinya di menit ke-73.

Kemenangan itu memang diprotes kubu Bilbao karena penalti Ramos didapat dari lewat keputusan kontoversial. Selain itu, Bilbao juga seharusnya mendapatkan penalti saat pemainnya dilanggar di area 16 meter.

Apapun itu, pertandingan sudah selesai dan Madrid makin kukuh di puncak klasemen La Liga  dengan 77 poin dari 34 laga, unggul empat angka dari Barcelona di posisi kedua yang juga meraih kemenangan 4-1 atas Villarreal.

Kondisi ini membuat Madrid tetap memegang kendali LaLiga dalam perburuan titel juara, terlebih mereka juga punya keunggulan head-to-head atas Barcelona musim ini (0-0 dan 2-0). Kira-kira apa yang harus dilakukan Madrid untuk bisa merebut gelar juara?

Menyapu bersih empat laga tersisa tentu sudah menjamin titel juara balik lagi ke ibukota setelah dua tahun berada di kota Catalunya. Meski demikian, Madrid sebenarnya hanya butuh delapan poin demi memastikan gelar juara liga ke-34 sepanjang sejarah.

Itu artinya Madrid masih boleh kehilangan maksimal empat poin, yakni dua menang dan dua imbang atau tiga kali menang dibarengi satu kali kalah. Itu dengan asumsi Barcelona juga menyapu bersih seluruh pertandingan tersisa.

Jika Barcelona kembali terpeleset, maka pesta juara liga bisa dihelat lebih cepat oleh pasukan Zinedine Zidane. Jadi, kendali LaLiga memang sepenuhnya ada di tangan  Real Madrid dan melihat empat lawan tersisa, cuma Villarreal yang berpotensi menyulitkan.

Disisi lain Antonie Griezman menyudahi puasa golnya sejak Februari lalu dan merayakannya dengan spesial, berpelukan dengan kapten Barcelona, Lionel Messi.

Griezmann lagi dalam sorotan tajam setelah tak mencetak gol sejak Februari lalu. Alhasil, Griezmann baru bikin 14 gol musim ini, bukan statistik bagus untuk pemain yang didatangkan 120 juta euro dari Atletico Madrid itu.

Penyerang asal Prancis itu biasanya mencetak banyak gol bersama Atletico dan musim debutnya ini menjadi sebuah anomali. Banyak analisa soal performa buruk Griezmann, termasuk terakhir soal perselisihannya dengan Messi.

Griezmann dianggap tidak bisa mengambil hati Messi yang berstatus kapten tim Barcelona. Tapi, anggapan itu setidaknya bisa ditepis sementara saat Griezmann tampil cemerlang di El Madrigal, Senin (6/7/2020) dini hari WIB tadi.

Menghadapi Villarreal, Griezmann membuat satu gol pada menit ke-45 yang memperbesar keunggulan Barcelona jadi 3-0 setelah unggul duluan lewat bunuh diri Pau Torres dan Luis Suarez. Griezmann pun bisa tersenyum lebar lagi.

Apalagi gol itu dibuat Griezmann dengan cara keren, yakni menyontek bola dengan tumitnya usai menyambut umpan tarik Jordi Alba dari sisi kiri. Antoine Griezmann setelahnya berlari ke arah Messi dan berpelukan saat merayakan gol tersebut, membuktikan bahwa keduanya baik-baik saja.

Pemandangan ini tentu diharapkan oleh Setien yang butuh kesolidan tim demi mengejar Real Madrid di puncak klasemen LaLiga. Saat ini Barcelona dengan 73 poin, tertinggal empat angka dari rival abadinya itu.

“Dia bisa menangani dirinya sendiri dengan baik dan mulai mendapatkan kepercayaan dirinya.Saya sangat puas sekali, karena gol yang dicetaknya cantik sekali, mengingatkan pada salah satu gol Messi ke gawang Real Betis,” ujar Setien kepada AS. Antonie Griezman
 kini sudah membuat 15 gol dan empat assist dari 44 pertandingan untuk Barcelona. Bisakah dia konsisten bikin gol lagi?.(int)

loading...