Demi Rakyat, Prajurit TNI Harus Semangat

tmmd

TMMD 106 Kodim 1202 Singkawang Berlanjut

SAMBAS – Dandim 1202/Skw yang merupakan Dansatgas TMMD 106 Kodim Singkawang, Letkol Arm Victor J.L Lopulalan SSos mengharap program yang dilaksanakan selama TMMD adalah untuk rakyat. Sehingga prajurit yang terlibat dalam Satgas TMMD harus semangat.

“Saya minta semua Satgas, bersemangat melaksanakan pekerjaan TMMD ini, karena apa yang kita lakukan semuanya demi rakyat dan kita harus bersinergi bersama masyarakat untuk mengerjakan sasaran fisik di Desa Mekar Jaya,” kata Letkol Arm Victor J.L Lopulalan SSos saat turun
langsung ke pelaksanaan kegiatan TMMD di Desa Mekar Jaya.

Dalam program fisik, prajurit TNI dan Warga masyarakat yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-106 wilayah Kodim 1202/Singkawang, di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad, membuat keranjang besi jembatan dan pemasangan mal.

Program TMMD, diharapkan juga membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat. Buktinya, sejak mulainya Pra TMMD hingga saat ini, masyarakat Desa Mekar Jaya dengan semangat membantu satgas TMMD dalam setiap program kegiatan.

“Pada Sabtu (05/10) misalnya, Satgas dibantu masyarakat mulai melanjutkan pengerjaan pembuatan jembatan dengan pengerukan pondasi pangkal jembatan,“ kata Letkol Arm Victor J.L Lopulalan, S.Sos.
didampingi Pasiter Kapten Arm Herlin Dinata dilokasi TMMD.

Prajurit bersama masyarakat pun berjibaku tanpa kenal lelah mengerjakan sasaran fisik pembuatan jembatan tersebut. Selain itu, ada juga yang mengangkut material pembuatan pondasi jembatan.

Di kegiatan lainnya, proses pengerjaan jalan di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas, terus difokuskan Satgas TMMD ke 106 Kodim 1202/Singkawang. Pada Sabtu, penimbunan jalan menggunakan tanah dan batu kong dengan menggunakan alat berat.

Kapten Inf Sujarno selaku koordinator lapangan menyebutkan, proses pemerataan dan pengerasan jalan yang sudah dikerjakan mulai awal pengerjaannya. ”Saat ini delapan unit dump truk, satu unit alat berat
dan operatornya memfokuskan pengerjaan penimbunan badan jalan di Desa Mekar Jaya,” katanya.

Dikatakannya, penimbunan jalan dengan menggunakan tanah dan batu kong pada bagian badan jalan yang masih dianggap terlalu rendah untuk dilalui transportasi oleh masyarakat Desa Mekar Jaya maupun sebaliknya masyarakat Desa Kuayan dan Desa Bantilan, Kecamatan Sajad.

”Penimbunan dan pengerukan ini akan di kerjakan sampai maksimal dan diperkirakan selesai sebelum waktu yang sudah ditentukan olehDansatgas TMMD ke-106 Tahun 2019,” katanya. Pengerukan dan penimbunan, katanya, memang harus dilakukan di badan jalan. Hal ini disebabkan kondisi permukaan jalan yang mana tanahnya Gambut, tidak rata dan terlalu rendah.

“Meskipun tengah pengerjan penimbunan badan jalan, tidak mengganggu atau menghambat aktivitas warga yang ingin melintas jalan tersebut,” kata Kapten Inf Sujarno.(fah)

loading...