Demi Wujudkan Pembangunan Merata, Pasangan Cabup Junaidi-Sahrani Blusukan ke Plosok Desa

Pasangan Junaidi-Sahroni mengunjungi Desa Deranuk, Kabupaten Ketapang membicarakan peningkatan pembangunan desa.

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Ketapang, Junaidi-Sahrani bertekad untuk mewujudkan pembangunan yang merata. Oleh karena itu, mereka giat untuk mengecek kondisi plosok-plosok desa yang ada di Kabupaten Ketapang.

Seperti halnya yang mereka lakukan hari ini. Pasangan yang sudah diusung oleh empat partai politik itu, diantaranya adalah Nasdem, PPP, PKB dan PKS tersebut mengunjungi Dusun Pesakaan yang berlokasi di Desa Deranuk, Kabupaten Ketapang.

Untuk menjangkau Dusun Pasekaan, mereka harus menembus hutan dengan jarak tempuh sekitar tiga jam dari pusat kota. Medannya pun cukup menyulitkan, berupa jalan bertanah yang tidak rata. Namun, hal tersebut tetap Junaidi-Sahrani tempuh demi menyerap aspirasi masyarakat serta mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

“Seluruh kampung-kampung yang sulit dijangkau akan tetap kami datangi. Karena mereka harus merasakan pembangunan yang berkeadilan sesuai dengan visi dan misi kita,” ujar Junaidi.

Setibanya di lokasi, Junaidi dan Sahrani langsung disambut antusias oleh masyarakat setempat. Banyak warga yang berebut untuk berjabat tangan dengan keduanya.

“Kehadiran kami berdua ke sini dengan tekad yang bulat untuk membuat perubahan. Baik di pembangunan yang berkeadilan dan juga dalam bidang ekonomi masyarakat,” kata Junaidi.

Sementara menurut warga setempat, ketimpangan pembangunan sendiri merupakan masalah utama yang dirasakan oleh warga Dusun Pesakaan. Oleh karena itu, di hadapan Junaidi-Sahrani mereka berharap agar permasalahan tersebut mampu diselesaikannya ketika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.

Mendengar aspirasi dan harapan dari warga Dusun Pesakaan tersebut. Junaidi Sahrani bertekat akan menyelesaikan segala persoalan yang dirasakan oleh masyarakat Ketapang, khususnya warga Dusun Pesakaan.

“Visi kita adalah masyarakat mandiri, Ketapang hebat. Oleh karenanya, ketidak adilan pembangunan ini harus diselesaikan,” tegas Junaidi.**

loading...