Dewan Pendidikan Diminta Bantu Naikkan IPM Kalbar

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan Kalbar Periode 2019-2024, yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (5/6)

PONTIANAK – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Sutarmidji melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Kalbar Periode 2019-2024. Acara yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (5/6) itu, dilaksanakan sesuai protocol pencegahan Covid-19.

“Saya minta agar Dewan Pendidikan membantu pemerintah provinsi Kalbar menaikkan IPM Kalimantan Barat. Kita perbanyak PAUD dan pendidikan non formal agar usia sekolah bias naik. Kalau tidak, maka IPM Kalbar sulit naik,” kata Sutarmidji, dalam sambutannya.

Adapun Pengurus Dewan Pendidikan yang dikukuhkan itu di antaranya, H Muhamad Ali sebagai Ketua; Mawardi sebagai Wakil Ketua; Eusabinus Bunau sebagai Sekretaris; Edi V.Petebang sebagai Wakil Sekretaris; serta H Syaparman sebagai Bendahara; serta anggota lainnya.

Sesuai dengan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,  Dewan Pendidikan adalah lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota yang tidak mempunyai hubungan hirarkis.

Fungsi  Dewan Pendidikan  adalah meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dukungan tenaga, sarana dan prasarana serta pengawasan pendidikan. Sedangkan tugas Dewan Pendidikan adalah menghimpun, menganalisis, dan memberikan rekomendasi kepada menteri, gubernur, bupati, walikota terhadap keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Muhamad Ali mengatakan, Dewan Pendidikan selama ini sudah dilibatkan dan proaktif dalam pembangunan pendidikan di Kalbar. “Dewan Pendidikan sesuai dengan kapasitas, peran dan fungsinya sudah cukup banyak berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat,”kata dia. (sti)