Dewan Sahkan APBD 2021  

TANDATANGANI APBD: Pjs Bupati Sintang, Florentinus Anum didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny saat menandatangani persetujuan APBD Kabupaten Sintang 2021. FOTO ISTIMEWA

SINTANG-Rapat Paripurna ke-16 DPRD Sintang diselenggarakan untuk mendengarkan penyampaian laporan Badan Anggaran, permintaan persetujuan anggota DPRD dan pendapat akhir Bupati Sintang terhadap hasil pembahasan Raperda tentang APBD Kabupaten Sintang Tahun 2021.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny serta didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward dan Heri Jambri.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum mengatakan, penyusunan APBD Kabupaten Sintang dihadapakan pada berbagai tantangan seperti pandemi Covid-19 dan ketidakpastian pendapatan negara yang berpengaruh pada dana transfer daerah dan dana desa.

“Namun pada hari ini kita telah dapat menyelesaikan penyusunan dan pembahasan RAPBD Kabupaten Sintang tahun 2021 dalam waktu sesuai dengan agenda persidangan. Semuanya ini berkat adanya jalinan kerja sama serta saling dukung dan saling koreksi antara pihak eksekutif dan legislatif, yang dilandasi semangat untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Berbagai dinamika dalam proses pembahasan, tambah Anum, telah dilalui dengan semangat demokrasi, sinergi dan menjunjung nilai-nilai kebersamaan. Sehingga substansi dan materi RAPBD Kabupaten Sintang 2021, telah mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh badan anggaran DPRD Kabupaten Sintang.

“Kami  sangat menyadari bahwa dalam proses pembahasan mungkin telah terjadi silang pendapat diantara kita. Hal ini lumrah adanya dan merupakan dinamika dari penerapan semangat untuk memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih kepada pimpinan, badan anggaran, fraksi-fraksi dan anggota DPRD Kabupaten Sintang atas pandangan dan masukan terhadap Rancangan Perda APBD Kabupaten Sintang tahun 2021, yang berguna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih adil dan merata, dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ucap Anum di hadapan anggota DPRD Kabupaten Sintang, jajaran OPD dan Forkopimda.

Kata Anum, APBD Kabupaten Sintang tahun 2021 adalah instrumen penting dalam mengelola perekonomian dan dalam upaya mewujudkan cita-cita pembangunan daerah. Memasuki tahun kelima RPJMD 2016–2021, maka RAPBD tahun 2021 dengan segala tantangan yang dihadapi terkait keuangan daerah mempunyai peranan yang semakin strategis. Baik dalam mengevaluasi capaian kinerja pembangunan yang telah dilakukan maupun menjadi alat percepatan pencapaian sasaran pembangunan yang makin efektif dan efisien.

“Selanjutnya berdasarkan persetujuan bersama, rancangan perda tentang APBD Kabupaten Sintang tahun anggaran 2021 akan kami sampaikan kepada gubernur paling lambat 3 hari sejak tanggal persetujuan ini, untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi APBD,” ujarnya. (ris)

error: Content is protected !!