Digrebek Saat Transaksi, 20 Klip Diamankan

PENGEDAR: Jajaran anggota Polsek Sukadana, wilayah hukum Polres Kayong Utara berhasil membekuk pengedar narkoba di Kayong Utara. DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.

SUKADANA-Jajaran anggota Polsek Sukadana, Polres Kayong Utara, Senin (25/8) sekitar 22.30 Wib, berhasil meringkus pengedar narkoba di Kayong Utara. Saat penggeledahan polisi menemukan barang bukti 20 paket klip diduga narkotika jenis sabu siap edar.

Mengenai penangkapan tersebut dibenarkan Kapolsek Sukadana Iptu Chandra Wirawan, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (26/8).

Kapolsek menceritakan, 24 Agustus 2019, 21.30 WIB, anggota Polsek Sukadana menerima informasi dari masyarakat. Bahwa ada transaksi peredaran narkotika di rumah Emi yang beralamat Dusun Air Paoh, Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana.

Kemudian, sambung Kapolsek setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Sukadana dipimpin Kapolsek Sukadana Iptu Chandra Wirawan, langsung menuju ke lokasi yang diduga adanya transaksi narkoba tersebut.

“Setelah sesampainya di lokasi, anggota Polsek Sukadana melaksanakan pengintaian. Selanjutnya, setelah adanya seseoarang yang tidak dikenal diduga melakukan transaksi narkotika dengan Emi (33). Anggota Polsek Sukadana langsung melakukan penggrebekan. Namun sayangnya seseorang yang tidak dikenal tersebut melarikan diri,” urainya.
Selanjutnya, kata Polsek, anggota melakukan penggeledahan terhadap Emi CS. Selanjutnya penggelegahan rumah dan sekitarnya disaksikan masyarakat setempat dan ketua RT, pada saat melakukan penggeledahan rumah dan sekitarnya.

“Namun ada seorang mengaku bernama Indra datang ke rumah Emi dengan alasan mengantarkan pakaian Emi. Kemudian anggota Polsek Sukadana melanjutkan penggeledahan dan mendapatkan kantong plastik warna hitam di halaman samping rumah. Didalamnya terdapat klip yang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Selanjutnya dibawa ke Polsek Sukadana untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,”jelas dia.

Kapolsek menambahkan, saat ini yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Emi. Semantara itu untuk saksi terdapat tiga orang. Namun sambung Kapolsek Sukadana, ketiga orang saksi tersebut tidak menutup kemungkinan statusnya bisa menjadi tersangka.

Read Previous

Alami Siksaan Mental dan Fisik

Read Next

Pencegahan dan Penanganan Karhutla Sanggau

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *