Dinkes Kalbar Terus Bekerja Cegah Penularan Covid-19

Tampak masyarakat sangat antusias menerima pembagian masker yang di berikan Dinkes Provinsi Kalbar.

PONTIANAK-Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan upaya dalam pencegahan wabah covid-19 agar tidak makin meluas. Dengan tindakan tersebut harapannya apa yang sudah dilakukan pemerintah dapat menekan angka temuan kasus virus covid-19 di Kalbar.

“Semakin ke sini, upaya yang telah dilakukan Dinkes Kalbar makin beragam dan luas. Kami rutin melakukan edukasi ke masyarakat, mulai dari cuci tangan pakai sabun (CTPS), pysical distancing / jaga jarak minimal 1 meter, hingga kampanye menambah imunitas tubuh dalam melawan Covid-19,” ujar Abdul Harris Jauhari, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (17/4).

Selain itu, Dinkes Kalbar telah melakukan penyemprotan disifektan secara terus menerus pada fasilitas umum, seperti tempat ibadah, sekolah, pasar-pasar tradisional, dan lain-lain. “Kami pun ikut menyediakan fasilitas tangki air untuk cuci tangan pakai sabun di pasar tradisional di Pontianak. Kami bersyukur, fasilitas ini dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Pontianak dan sekitarnya,” kata Harris.

Tak hanya itu, Dinkes Kalbar pun rutin melakukan pembagian masker bagi masyarakat. Sembari kampanye hidup sehat dalam mencegah Covid-19. Bahkan sejak pemerintah mewajibkan semua masyarakat pakai masker, Dinkes Kalbar telah membagikan masker gratis, hampir tiap minggu.

“Hampir tiap minggu, kami bagikan sekitar 5.000 masker gratis. Kami bagikan pada pasar tradisional di Pontianak dan pemukiman. Penduduk di pinggiran sungai pun tak luput dari sasaran pembagian masker kami,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan, selain physical distancing dan kerja dari rumah, perilaku hidup bersih dan sehat juga krusial untuk mencegah penularan Covid-19. Termasuk juga rutin mengkonsumsi makanan gizi seimbang.

“Garda terdepan mencegah penularan sebenarnya masyarakat, bukan kami tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan dan medis di rumah sakit menjadi garda terakhir dalam penanganan Covid-19 ini. Hidup sehat jadi salah satu kunci masyarakat garda terdepan untuk cegah penularan Covid-19,” tutupnya.(iza)

loading...