Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Dilantik

LANTIK : Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Direktur dan Pembantu Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Periode 2020-2024, digelar, Selasa (7/7), di Gedung Akademi Farmasi Yarsi, Jalan Panglima Aim.

PONTIANAK – Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Direktur dan Pembantu Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak Periode 2020-2024, resmi digelar, Selasa (7/7). Mereka dilantik secara langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Yarsi Pontianak, Suhadi SW, di Gedung Akademi Farmasi Yarsi, Jalan Panglima Aim.

Mereka yang dilantik, antara lain Adhisty Kharisma Justicia, sebagai Direktur; Ade Ferdinan sebagai Pembantu Direktur I; Fadli, sebagai Pembantu Direktur ll, serta Dani Suryaningrat, sebagai Pembantu Direktur III.

Dalam sambutannya, Ruslianyah D.Tolove Ketua Dewan Pembina Yarsi Pontianak, berharap direktur jajaran dapat melakukan tugas dengan sebaik-baiknya dalam memajukan Akademi Farmasi Yarsi.  Menurutnya, kampus tersebut telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui lulusan-lulusannya yang menempati berbagai posisi.

“Saat ini sudah banyak menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas dibidang kefaramasian, baik itu apoteker, maupun posisi lainnya,” tutur dia.

Dia mengatakan ada sejumlah prestasi yang ditorehkan oleh kampus ini, salah satunya adalah penelitian yang telah dipatenkan secara nasional dan internasional. Selain itu, keunggulan dari  Akademi Farmasi, dan tentunya serta STIKES Yarsi, yang berada di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi), adalah memiliki rumah sakit sendiri. Menurutnya, para lulusan kedua kampus  ini, dapat ditugaskan di berbagai rumah sakit, khusunya di Rumah Sakit Yarsi Pontianak.

Sementara itu, Adhisty Kharisma Justicia, mengungkapkan akan menjalanakan amanah yang telah diberikan dengan seoptimal mungkin guna memajukan kampus serta menghasilkan para lulusan yang kompeten di bidang kefarmasian. Sebagai langkah awalnya, pihaknya akan melakukan restrukturisasi sumber daya manusia (SDM) supaya menghasilkan pekerjaan yang lebih optimal dan efesien. Tidak kalah penting lagi, tambah dia, adalah mendorong penguatan kualitas SDM.

“Kami akan berupaya meningkatkan kualitas SDM, terutama para pendidik, agar mereka memiliki kemampuan dalam membimbing mahasiswa dengan sebaik-baiknya,” tutur dia.

Saat ini, tambah dia, proses pembelajaran di perkuliahan masih belum berjalan secara normal, mengingat pandemi covid-19 masih melanda, khususnya di Kota Pontianak. Namun begitu, proses belajar mengajar dialihkan di ruang virtual, hingga ada instruksi dari pemerintah untuk mengaktifkan kembali pembelajaran secara normal.

“Kami mengikuti arahan dari pemerintah untuk melakukan pembelajaran secara online,” kata dia.  (sti/ser)

loading...