Ditetapkan Tersangka Oleh KPK, Siman Bahar Melawan

Foto ilustrasi jawapos.com

PONTIANAK – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan pengusaha kakap asal Kalimantan Barat, Siman Bahar sebagai tersangka.

Siman Bahar ditetapkan atas dugaan kasus korupsi terkait kerjasama antara PT Anoda Logam Antara (Antam) dengan PT Loco Montrado.

Dari data yang diimpun Pontianak Post, Siman Bahar ditetapkan sebagai tersangka, sejak 19 Agustus 2021 berdasarkan surat perintah penyidikan nomor:Sprin.Dik/40/DIK.00/01/08/2021

Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK, Ali Fikri, membenarkan, jika KPK melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi baru terkait kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Aneka Tambang (Antam) dengan PT Loco Montrado pada 2017.

Fikri menerangkan, kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dengan PT Loco Montrado sudah ada sejak 2017.

KPK menaikan kasus tersebut ke tahap penyidikan pada Agustus 2021 dan menetapkan sejumlah tersangka.

Terseretnya nama Siman Bahar itu bermula dari ketika Kantor PT Simba di Dusun Coklat, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah digeledah Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Siman Bahar ternyata tidak diam. Direktur PT Loco Montrado itu melalukan perlawanan dengan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gugatan itu termuat dalam situs sipp.pn-Jakartaselatan.go.id dengan nomor perkara 90/Pid.Pra/2021/PN JKT.SEL. Siman Bahar meminta Majelis Hakim untuk membatalkan penetapan tersangka terhadap dirinya berdasarkan surat nomor:B/2883/DIK.00/23/08/2021 pada 23 Agustus 2021.

Siman Bahar juga meminta Majelis Hakim menghentikan penyidikan KPK terhadap dirinya berdasarkan Surat perintah penyidikan nomor: Sprin.Dik/40/DIK.00/01/08/2021 pada 19 Agustus 2021. (adg)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!