DJKN Kalbar Percepat Alih Status BMN

djkn

KOORDINASI: Kakanwil DJKN Kalbar melaksanakan koordinasi percepatan alih status BMN. IST

PONTIANAK – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Barat melaksanakan rapat koordinasi dengan Universitas Tanjungpura (Untan) dan Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VIII dalam rangka percepatan alih status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Kepala Balai BPHP Wilayah VIII, Utama Prijadi beserta jajarannya menyampaikan bahwa sesuai SK Menteri LHK Nomor 656 tahun 2016, Kementerian LHK telah menyerahkan pengelolaan hutan untuk tujuan tertentu kepada Untan. Namun di atasnya masih terdapat BMN berupa bangunan dan tanaman meranti.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil DJKN Kalbar, Edward UP Nainggolan menyampaikan bahwa BMN tersebut dapat dialihstatuskan sesuai dengan nilai yang tercatat pada Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Keuangan (SIMAK) BMN.

“Ajukan ke kami dengan dilengkapi dokumen pendukung seperti daftar rincian aset serta ketersediaan menerima alih status dari Untan,” tambah Edward.

Kepala Biro keuangan dan Umum Untan menyampaikan perlu koordinasi lebih lanjut antara Sekretariat Jenderal LHK dan Ristekdikti sehingga proses tersebut dapat segera terselesaikan. Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan Untan, Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah, M.Sc, QAM menyampaikan rencana pengelolaan hutan sekitar dua ribu hektare yang akan digunakan antara lain untuk riset dan ekowisata.

“Make it simple but significant, mari percepat proses alih status BMN sehingga dapat dioptimalisasikan dan dimaksimalkan pemanfaatan hutan tersebut untuk tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Edward. Ia berharap aset BMN dapat dimanfaatkan dengan baik secara profesional dan akuntabel untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.*

Read Previous

Wow!, Aming Coffee Buka Cabang ke-10

Read Next

Spirit Jagielka atau Magis Laca

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *