Dorong Pembinaan bagi UMKM

SOSIALISASI: Kepala Kantor Wilayah DJP Kalbar, Farid Bachtiar memberikan sosialisasi tentang BDS bagi pelaku UMKM di Kubu Raya

SUNGAI RAYA — Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendorong pembinaan bagi para pelaku usaha, khusunya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti yang dilakukan Direktorat Jendral Pajak (DJP) wilayah Kalimantan Barat dengan mensosialisasikan program Bussines Development Service (BDS).

Kepala Kantor Wilayah DJP Kalbar, Farid Bachtiar mengatakan, Program BDS dimulai sejak tahun 2014 dan secara berkelanjutan disosialisikan bagi para pelaku UMKM di Kalbar, termasuk Kubu Raya.

“Dengan terus mensosialisasikan program ini diharapkan bisa mengubah pola pikir UMKM bahwa DJP tidak hanya melakukan pemungutan pajak, namun juga melakukan pembinaan bagi UMKM,” kata Farid Bachtiar saat menghadiri Seminar Business Development Service (BDS) 2019, Rabu (28/8) di Aula Balai Diklat Keuangan Pontianak, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya.

Farid menerangkan, saat ini porsi UMKM secara nasional mencapai 60,34 persen dari PDB. Maka upaya-upaya pemberdayaam UMKM akan terus menjadi tugas penting bagi seluruh elemen pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Untuk itu, DJP terus berkomitmen untuk membantu para UMKM kita lewat program BDS ini. Caranya, kami menggandeng pihak lain yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengembangkan dan memberdayakan UMKM,” ujarnya.

Farid menjelaskan, untuk urusan pajak bagi UMKM itu akan menjadi hal selanjutnya, setelah upaya pengembangan usaha UMKM ini berhasil dilakukan. “DJP menaruh harapan, jika UMKM semakin berkembang usahanya, maka akan semakin mampu menunaikan kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang turut menghadiri seminar tersebut, mengatakan Pemerintah Kubu Raya akan memberikan perhatian serius bagi pengembangan UMKM, sejalan dengan apa yang dilakukan DJP.

“Jika dijumlahkan, hingga saat ini, kami telah melakukan pembinaan bagi 3.926 UMKM di Kubu Raya. Bahkan, kami juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan produk mereka,” ucap Muda.
Bupati pertama Kubu Raya ini menambahkan, sebagai bukti nyata, pada ruang utama sebelum pintu masuk aula, saat ini sudah didirikan galeri UMKM yang mempromosikan produk-produk UMKM di Kubu Raya.

Bahkan, sejak dirinya kembali menjabat sebagai bupati, ruang kerja Muda dan Sekda Kalbar juga dibuat sebuah etalase berisikan produk UMKM.

“Selain itu, saya juga menjadi endors bagi produk UMKM dengan membuat beberapa iklan yang ditayangkan di media sosial. Ini menjadi bentuk nyata komitmen kita untuk membantu mengembangkan usaha UMKM di Kubu Raya,” ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi BDS yang dilakukan oleh DJP Kalbar, dirinya berharap para pelaku UMKM Kubu Raya bisa semakin banyak yang dibina, sehingga ke depan UMKM juga bisa berkontribusi dalam membayar pajak dari hasil usaha yang telah dijalankan para pelaku UMKM. (ash)

Read Previous

Serapan Lulusan Teknik Sipil Polnep Tinggi

Read Next

Jalan Adat Jadi Pilihan Akhir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *