DPD RI Siap Bantu Kalbar Perjuangkan Kapuas Raya

kapuas raya

TUNJUKKAN: Gubernur Kalbar Sutarmidji menunjukkan peta lokasi rencana pembangunan kantor gubernur dan kantor DPRD Provinsi Kapuas Raya kepada Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Senin (2/9). HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menerima kunjungan kerja Wakil Ket ua DPD RI Nono Sampono, Senin (2/9). Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa hal yang dibahas bersama, salah satunya mengenai keseriusan kedua pihak untuk memperjuangkan pemekaran provinsi Kalbar.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengungkapkan, ada beberapa program startegis yang akan disinkronkan antara pemerintah pusat dengan daerah khususnya Provinsi Kalbar. Seperti rencana pembangunan jalur kereta api serta pembentukan provinsi baru, pemekaran Kalbar yakni Kapuas Raya.

“Bahwa kami sudah tahu pembentukan Kapuas Raya yang sedang diusulkan dan Pemprov Kalbar sudah siap ke arah situ,” ungkap Nono usai bertemu Sutarmidji di ruang kerja kantor gubernur.

Melihat perkembangan saat ini, menurutnya Pemprov Kalbar tidak hanya sekedar merencanakan. Melainkan sudah mulai menentukan anggaran untuk pembangunan kantor gubernur dan kantor DPRD Kapuas Raya. “Kami menyampaikan apresiasi adanya keinginan bersama itu agar daerah perbatasan ini semakin maju,” harapnya.

Ia berjanji setelah dilantik nanti, DPD akan ikut mendorong pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Kapuas Raya. “Saya selaku salah satu pimpinan DPD insyallah ke depan akan memperjuangkan di posisi yang sama, agar pembentukan Kapuas Raya bisa terjadi,” tegasnya.

Selain itu dalam pertemuan tersebut, Nono juga menyampaikan niatnya untuk mengundang Gubernur Sutarmidji menjadi narasumber pembekalan bagi calon Anggota DPD RI terpilih periode 2019-2024. Kegiatan tersebut rencananya bakal digelar pada 17-21 Oktober mendatang.

“Saya mengundang beliau (Sutarmidji) untuk nanti pembekalan. Menyampaikan hal-hal problem daerah sehingga teman-teman mengerti dan menjadi bahan awal kami untuk bekerja tahun 2019 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengapresiasi dukungan DPD RI yang ingin mendorong pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Pemprov Kalbar dipastikannya juga akan terus memperjuangkan hal tersebut. “Inikan kedatangan Anggota DPD RI terpilih dan kebetulan beliau ada di sini (Pontianak), menemui saya dan beliau bahwa akan memperjuangkan itu (Kapuas Raya),” katanya.

Adapun bukti keseriusan Pemprov Kalbar adalah dengan mempersiapkan lahan yang akan dijadikan sebagai kantor gubernur dan kantor DPRD Kapuas Raya. Sampai saat ini lahan yang sudah tersedia ada sekitar tiga hektare.

“Kemudian ada lagi lahan di belakang itu yang milik yayasan mau diserahkan ke kami, tapi bangunnya yang lama mau dipindahkan, kami siapkan. Idealnya pembangunan kantor gubernur dan kantor DPRD butuh lima hektare, kami akan siapkan,” ungkapnya.

Pemilihan lokasi tersebut menurutnya sudah sangat tepat. Karena letaknya cukup startegis yakni menghubungkan beberapa kabupaten yang ada. Kawasannya dekat dengan Kabupaten Sanggau dan Melawi serta tidak juga jauh dengan Kabupaten Sekadau dan Kapuas Hulu. “Itu salah satu perjuangan kami untuk mewujudkan Provinsi Kapuas Raya,” katanya.

Menurutnya, saat ini Pemprov Kalbar sudah ada pembaharuan kesepakatan tentang Kapuas Raya antara pemerintah kabupaten dan legislatif. Jika sesuai rencana tahun depan (2020) sudah akan dibangun kantor gubernur dan kantor DPRD Provinsi Kapuas Raya. “Walaupun baru pondasinya untuk dua-duanya kantor. Rencananya saya akan anggarkan masing-masing Rp10 miliar,” ujarnya.

Untuk waktu yang dibutuhkan agar semua rencana tersebut terwujud, ia mengaku belum tahu pasti. Alasannya karena memang keputusan untuk pemekaran berada di tangan pemerintah pusat. “Tapi kalau keputusannya lewat saya, itu pasti akan cepat,” pungkasnya.(bar)

Read Previous

Pertukaran Yang Bikin Mellow Berjamaah

Read Next

Gojek Jawab Tuntutan Mitra Driver

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *