DPRD Minta Komitmen Pemkab Perihal Kuota CPNS

RAPAT BERSAMA: Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Landak Cahyatanus menggelar rapat bersama BKPSDM dan Kemenag Landak, Senin (3/8). HUMAS DPRD LANDAK FOR PONTIANAK POST

Komisi A DPRD Bahas Kuota CPNS 2021

NGABANG – Komisi A DPRD Kabupaten Landak minta pemerintah Kabupaten Landak merencanakan sedini mungkin usulan kuota CPNS 2021 mendatang. Dengan rencana ini, dapat mengurangi risiko kesalahan jelang pelaksanaan pendaftaran.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Landak, Cahyatanus, dalam rapat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Landak, Bagian Organisasi Tata Laksana Sekretariat Daerah dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk membahas kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021, Senin (3/8).

Pembahasan di ruang rapat utama tersebut dipimpin langsung Komisi A DPRD Landak Cahyatanus didampingi Wakil Kordinator, Anggota Komisi A, Kabag Ortala, Kepala BKPSDM dan Kakan Kemenag.

“Mengenai hal ini (Kuota CPNS) kita berharap jauh-jauh hari sudah direncanakan dengan baik karena hal ini menyangkut orang banyak maka perlu waktu dalam menganalisanya misalnya berapa total kuota yang kita dapatkan kemudian sejauh mana prosesnya harus dikawal supaya tidak terjadi perubahaan yang berdampak serius,” jelasnya.

Seperti formasi CPNS pada 2019 lalu, formasi guru agama yang telah diajukan Pemkab Landak tidak muncul. Padahal, kata dia, data sudah dikirimkan melalui sistem. Formasi ini sudah diusulkan kurang lebih 40 orang.

Oleh karenanya, pihaknya berharap kepada Kementerian Agama Kabupaten Landak untuk segera mengirimkan pengusulan data kebutuhan Guru Agama, di Kabupaten Landam. “Permasalahan lainnya, dapat saja muncul. Namun, dengan adanya keseriusan dari pemkab, maka akan memberikan dampak yang berbeda juga,” jelas Cahyatanus.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Landak Marsianus mengatakan bahwa kebutuhan terbaru terkait formasi sudah mulai diusulkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Marsianus juga menambahkan, setelah data diterima, akan dianalisa lebih lanjut untuk mendapat rincian serta penjelasan tentang alasan pengadaan formasi yang diusulkan.

“Sesuai mekanisme pengadaan CPNS, sebelumnya kita sudah meminta masing-masing OPD untuk menyampaikan usulannya. Dari usulan formasi itu nantinya akan kita lakukan penginputan yang saat ini kita sudah mulai proses input data pada sistem,” ujarnya. (mif)

loading...