Dua Penumpang Ditemukan Reaktif, Midji Larang Penerbangan dari Surabaya

Gubernur Kalbar, Sutarmidji. foto Shando Safela

PONTIANAK- Dua penumpang pesawat salah satu maskapai rute penerbangan Surabaya-Pontianak dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan Rapid Test yang dilakukan Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (1/8). Akibatnya pihak maskapai langsung diberi sanksi oleh gubernur, untuk tidak membuka penerbangan rute tersebut selama satu minggu.

Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan, dengan adanya temuan ini menunjukan maskapai yang bersangkutan tidak mematuhi aturan. Dan hal ini menurutnya sangat membahayakan. “Untuk itu sebagai sanksinya maskapai yang bersangkutan tidak boleh terbang dari Surabaya ke Pontianak selama satu minggu,” katanya kepada Pontianak Post, Minggu (2/8).

Tak sampai di situ, pihaknya kembali akan melakukan evaluasi selama satu minggu. Jika setelah seminggu masih kedapatan ada penumpang yang reaktif Rapid Test, maka pelarangan terbang untuk rute tersebut ditambah menjadi tiga bulan.

“Ini berlaku untuk semua maskapai. Saya minta maskapai jangan jadi media untuk memindahkan mereka yang terpapar virus dari daerah endemik ke daerah Kalbar. Maskapai jangan mengira kami tidak kontrol, saya akan perketat orang yang masuk Kalbar,” tegasnya.(bar)

loading...