Dua Putra Kalbar Telah Gugur di Tanah Papua

NGABANG – Kalimantan Barat sudah kehilangan dua prajurit TNI yang gugur dalam melaksanakan tugas dan mereka dengan tulus memberikan jiwa dan raganya di tempat tugasnya dalam daerah operasi untuk keamanan negara. Komandan Korem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Ronny berharap tidak ada lagi putra Kalbar yang bertugas di Papua menjadi korban dari Kelompok Separatis Teroris (KST) yang ada di sana.

“Untuk rekan-rekan prajurit yang bertugas di Papua, tetap jaga keamanan dan perdamaian di sana,” ungkap Ronny usai prosesi pemakaman.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan Kabupaten Landak sangat berduka dengan gugurnya Praka Anumerta Ida Bagus Putu Suwarman saat menjalankan tugas menjaga keamanan dan kedamaian di Papua.

“Ini merupakan bukti bahwa keamanan itu adalah sesuatu yang mahal, kemerdekaan dan keamanan kita itu dibayar dengan harga yang mahal sekali bahkan dengan nyawa. Konflik dan kekerasan tidak menghasilkan apapun, semua orang akan rugi,” terang Karolin.

Ia menyatakan akan terus mendukung pemerintah agar segera tercipta situasi yang aman dan damai di Papua. Ia pun berharap semangat perjuangan putra Landak yang gugur ini bisa diteruskan ke semua orang, demi menciptakan kedamaian dan menjaga kemerdekaan Indonesia.

“Kepada saudara-saudara kita di Papua, kami doakan agar seluruh gerakan separatis yang ada, gerakan teroris yang ada itu segera bisa ditumpas dan situasi di Papua bisa aman sehingga bisa membangun daerah Papua,” tutup Karolin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Praka Ida Bagus tewas usai diserang Kelompok Separatis Teroris (KST) Ngalum Kupel di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (21/9). Atas jasanya kepada negara, prajurit TNI berusia 23 tahun tersebut dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi, dari Prajurit Satu (Pratu) ke Prajurit Kepala (Praka). (mif)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!