Dua Tahun Sisa Jabatan Midji-Norsan Fokus Benahi Jalan

Dua Tahun Sisa Jabatan Midji-Norsan Fokus Benahi Jalan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji bersama Wakil Gubernur Ria Norsan menjadi narasumber seminar daring bertajuk, menakar kepemimpinan tiga tahun Gubernur Kalbar, Senin (6/9). Dalam pemaparannya, Gubernur Sutarmidji menyampaikan bahwa masih tersisa dua tahun masa pemerintahannya bersama Ria Norsan akan digunakan untuk menyelesaikan beberapa progres jalan.

“Fokus kami di tahun 2022 dan 2023 yaitu infrastruktur jalan,” katanya.

Beberapa ruas jalan yang akan diselesaikan menurut Midji sapaan karibnya, seperti di Rasau Jaya dan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kemudian Jalan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Jalan tersebut menurutnya sudah sempat diusulkan kepada pemerintah pusat, namun tidak kunjung ditindaklanjuti.

“Tahun depan akan kami perbaiki mulai dari Jalan Teluk Batang, Sukadana Siduk, Air Upas Tanjung-Marau-Manis Mata dan Manis Mata-Tahub, sudah mulai dikerjakan,” terangnya.

Selanjutnya, jalan-jalan di daerah lain juga bakal diperbaiki. Seperti di Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Sanggau dan Landak. Pihaknya dikatakan akan berupaya membangun seluruh jalan di daerah.

Tak hanya itu, Midji sapaan karibnya juga menyampaikan soal infrastruktur pendidikan. Hal itu dianggap penting dalam rangka meningkatkan lama masa belajar atau sekolah. Jika bisa ditingkatkan, otomatis indeks pembangunan manusia (IPM) di provinsi ini juga akan meningkat. “IPM Kalbar rendah disebabkan lamanya masa belajar yang baru tujuh tahun. Seharusnya sudah di atas delapan tahun dan hal itu harus kami kejar,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan dan pendidikan, ketersediaan air bersih turut menjadi perhatian ke depan. Midji menyebut air bersih yang mutunya bagus saat ini hanya ada di Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak. Angkanya sudah mencapai 86 persen. Sedangkan daerah lain rata-rata masih di bawah 60 persen, bahkan ada yang di bawah 50 persen.

“Sehingga dalam dua tahun ke depan, kami akan meningkatkan akses air bersih yang seharusnya di atas 60 persen. Perlu ada kolaborasi investasi untuk membangun PDAM dengan kemampuan 300 liter per detik, seperti pembangunan jaringan oleh pemerintah pusat,” tutupnya.

Adapun beberapa program yang sudah berjalan selama tiga tahun kepemimpinan Midji-Norsan antara lain, komitmen dalam mendukung peningkatan IPM Kalbar berupa membebaskan iuran pelajar SMA/SMK. Pembangunan Sekolah Menengah Unggulan, perbaikan dan peningkatan bangunan sekolah serta pembangunan asrama.

Lalu pembangunan RSUD Soedarso yang sudah memasuki tahap tiga. Rencananya akan diresmikan pada awal tahun 2022. Yakni pembangunan dan operasional Rumah Sakit Pratama di Kalbar.

Selanjutnya lembangunan Kantor Gubernur enam lantai dengan lrogres pengerjaan 19,12 persen. Pembangunan gedung sertifikasi tenaga kerja di Jalan AR Saleh Pontianak. Lalu ada pula pembangunan jembatan di Desa Korek, Riam Danau dan lainnya. Kemudian percepatan pelayanan dasar listrik untuk desa gelap gulita.(bar)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!