Dua Titik Salat Istisqa di Sambas, Siangnya Hujan Mengguyur

SALAT MINTA HUJAN: Suasana salat Istisqa yang digelar di halaman masjid Babul Jannah Sambas. Ada dua titik pelaksanaan salat minta hujan ini. Lainnya di Masjid Baitul Izza Desa Tengguli Kecamatan Sajad. OZY/PONTIANAKPOST

SAMBAS – Salat Istisqa dilaksanakan di dua titik di Kabupaten Sambas, Senin (23/9) pagi. Seperti di Halaman Masjid Agung Babul Jannah Sambas dan Masjid Baitul Izza Desa Tengguli Kecamatan Sajad. Di Masjid Babul Janah, ratusan muslim mengikuti salat untuk meminta hujan. Hadir juga Sekda Kabupaten Sambas, ir H Fery Madagaskar Msi, sejumlah OPD, Kapolres Sambas, dari Kodim 1202 SKW, Yonif 645 GardhatamaYudha, Kapolsek Sambas serta masyarakat.

Dr Adnan Mahdi SAg MSI menjadi khatib pelaksanaan salat Istisqa. Dalam kesempatan tersebut disampaikan, tujuan pelaksanaan salat Istisqa, yakni memohon kepada Allah SWT, agar diturunkan hujan yang lebat dan merata serta bermanfaat di seluruh Kabupaten Sambas.

“Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya salat istisqa, akan mendatangkan atau menurunkan rahmat Allah SWT berupa hujan yang merata di seluruh Desa ataupun di Kecamatan,” katanya. Salat istisqa, pada awalnya direncanakan Pemerintah daerah. Hanya saja sempat dibatalkan karena Pemerintah Daerah, namun melihat kondisi beberapa hari lalu, ada beberapa daerah di Kabupaten Sambas yang sudah turun hujan. Namun karena inisiatif dari sejumlah pihak, salat tetap dilaksanakan dengan harapan hujan memang turun secara merata, sehingga tak ada lagi karhutla yang menyebabkan kabut asap.
Sementara itu, di Halaman Masjid Baitul Izza Desa Tengguli Kecamatan Sajad. Juga menggelar Salat Istiqa. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sajad, Kapolsek Sajad, Ketua KUA Sajad, Kepala Pekesmas, perangkat desa Se Kecamatan Sajad serta masyarakat.

Camat Sajad, Edy Supriadi SSos MAP mengatakan sudah beberapa bulan kecamatan Sajad khususnya dalam kondisi kemarau atau hujan tak turun. Sehingga dilaksanakannya salat istisqa meminta hujan.
Ketua KUA Kecamatan Sajad, Zulkifli mengatakan hujan yang tidak turun menyebabkan adanya karhutla yang dampaknya muncul asap.

Kapolsek Sajad, Ipda Saemni mengatakan kejadian saat ini, masyarakat merasakan kabut asap. Mudah-mudahan dengan salat istisqa, hujan turun dan asap hilang. Dirinya juga berharap, kepada masyarakat untuk tak membakar jika akan membuka lahan.

Siang Hari Hujan

Meski belum merata, beberapa jam kemudian, siang harinya, hujan pun mengguyur kota Sambas dan sekitarnya. Meski belum lebat dan tidak merata, tetapi membuat warga lega. Mereka pun berharap, agar setelah hujan tak merata, malam atau besoknya hujan akan tercurah lagi.

‘’Memang belum merata, tetapi bisa mengusir debu yang menebal di sekitaran rumah lah. Tentu, kita tetap berdoa agar hujan tetap turun kemudian,’’ kata Ozy, pegawai swasta di kota Sambas. (fah/jep/gun)

loading...