Dukung Percepatan Rumah Sakit dan Air Bersih

MUSRENBANG: Penandatanganan berita acara RPJMD 2020-2024 Pemerintah Kabupaten Mempawah oleh Bupati..istimewa

Wagub Buka Musrenbang RPJMD 2020-2024

MEMPAWAH – Memantapkan arah kebijakan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang-RPJMD) tahun 2020-2024. Diikuti puluhan pejabat daerah, Musrenbang-RPJMD dibuka Wakil Gubernur Kalbar, Drs H Ria Norsan MM MH, Selasa (3/9) pagi di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah.

Selain Wagub, Musrenbang RPJMD juga diikuti sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, Wakil Bupati, H Muhammad Pagi, Sekda, Drs H Ismail MM, SKPD Pemerintah Kabupaten Mempawah serta jajaran Muspida Kabupaten Mempawah.

“RPJMD ini harus dapat mengakomodir kepentingan dan keinginan masyarakat Kabupaten Mempawah. Terutama kepentingan masyarakat menyangkut infrastruktur, sarana prasarana maupun fasilitas umum yang memang dibutuhkan masyarakat,” kata Norsan kepada awak media.

Misalnya, Mantan Bupati Mempawah dua periode itu mencontohkan, pembangunan rumah sakit yang sedang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Menurut dia, rumah sakit itu sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan fungsi pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Jika rumah sakit ini sudah rampung dan dapat beroperasional dengan baik, maka pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Mempawah pasti akan meningkat. Bukan hanya masyarakat Mempawah, mungkin juga masyarakat daerah lain bisa berobat ke Mempawah,” pendapatnya.

Terkait rumah sakit, Norsan mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen penuh untuk mendukung dan mendorong percepatan pembangunannya. Bahkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan RI untuk membicarakan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kami sudah bertemu dengan Sekjen Kemenkes RI. Langkah selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah membuat proposal dan nanti akan kita sampaikan kepada Sekjen Kemenkes RI. Mudah-mudahan dari Kemenkes nanti bisa memberikan kucuran anggaran yang diperlukan,” harapnya.

Sebab, lanjut Norsan, jika hanya mengandal keuangan daerah sangat sulit untuk merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut. Mengingat, alokasi anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Mempawah masih terbatas dan hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar daerah.

“Kalau mengandalkan keuangan daerah saja pastinya cukup berat untuk merealisasikan pembangunan rumah sakit ini.

Karena, anggarannya mencapai lebih dari Rp 100 milyar. Sedangkan yang baru disiapkan hanya Rp 20 milyar. Karena itu, kami di provinsi juga akan membantu dana untuk rumah sakit di Mempawah,” tegasnya.

Selain rumah sakit, Norsan menilai fokus pembangunan lainnya berkaitan dengan peningkatan pelayanan air bersih. Sama halnya dengan rumah sakit, pembangunan jaringan air bersih pun harus dilakukan melalui koordinasi Pemerintah Provinsi Kalbar dan pemerintah pusat.

“Ini (air bersih) harus disinkronkan dengan provinsi dan pusat. Agar nanti bisa saling bersinergi untuk merampung pembangunan jaringan air bersih di Kabupaten Mempawah. Sehingga dalam waktu beberapa tahun kedepan, masyarakat Kabupaten Mempawah sudah mendapatkan air bersih yang optimal,” ucapnya.

“Mengingat kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Mempawah sangat strategis. Sebab, daerah ini akan memiliki pelabuhan, Kampus IPDN, BP2TD serta nanti akan didirikan Universitas Politeknik Industri serta rumah sakit. Maka air bersih menjadi bagian penting yang harus segera direalisasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH mengatakan penyusunan RPJMD merupakan amanat perundang-undangan yang mewajibkan setiap daerah membuat rencana pembangunan yang disesuaikan dengan perencanaan sistem pembangunan nasional. Nantinya, rencana pembangunan tersebut akan ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda).

“Sebelum RPJMD 2020-2024 ini di Perda-kan, maka perlu dilakukan penyusunan, penyelarasan, penajaman dan kesepakatan bersama untuk memantapkan program kerja daerah lima tahun kedepan,” terangnya.
Erlina menyebut, penyusunan RPJMD 2020-2024 harus sejalan dengan visi misi kepala daerah sebagai target utama sebagai pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi yakni menjadikan Kabupaten Mempawah yang cerdas, madniri dan terdepan yang dijabarkan dalam 5 misi pembangunan.

“Yakni, menciptakan pelayanan publik yang cepat, profesional dan efisien. Kemudian, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, membangun infrastruktur publik yang memadai dan efektif yang merata berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” tuturnya.

“Kemudian, menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian desa guna menciptakan kemandirian masyarakat desa serta memperkuat basis perekonomian daerah melalui penguatan sektor pertanian, pelabuhan internasional dan pariwisata,” tukasnya. (wah)

Read Previous

Erlina Janji Hemat Belanja OPD

Read Next

Properti Tertinggi, UKM Kebagian Rp350 Juta

Tinggalkan Balasan

Most Popular