Edhy Prabowo Akui Pinjam Uang
Beli Barang Mewah di AS untuk Istrinya

EDHY PRABOWO

JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mengakui meminjam uang dari pelaksana tugas (Plt) Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Zaini Hanafi. Uang itu untuk membelikan istrinya, Iis Rosita Dewi, sejumlah barang mewah saat berkunjung ke Amerika Serikat (AS).

Edhy Prabowo seperti diketahui terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK usai kunjungan kerja dari AS bersama dengan istri dan tim dari KKP.

“Jadi saya pinjam, itu pun enggak memaksa, dia (Zaini) sendiri waktu saya pinjam kan ATM-nya nggak ada, nggak bisa, besok baru bisa, terus kenapa?” kata Edhy di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (22/2).

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengakui, hingga saat ini dirinya belum mengembalikan uang yang dipinjam dari Zaini tersebut. Tetapi, dia memastikan akan membayar utang tersebut setelah kasus suap izin ekspor benur yang menjeratnya selesai.

“Kan belum ditagih, dan tetap akan saya bayar. Saya di sini gimana mau bayar, keluar aja nggak bisa, telfon nggak bisa, gimana? Saya denger berita aja dari Anda,” ujar Edhy.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Muhammad Zaini Hanafi dicecar soal perjalanannya ke Amerika Serikat (AS) bersama dengan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Zaini Hanafi ditelisik majelis hakim soal pembelian barang-barang mewah oleh istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi.

Zaini mengaku sempat meminjamkan kartu kreditnya untuk membeli jam tangan mewah bermerek Rolex. Tetapi kartu kredit tersebut tidak bisa digunakan, karena bermasalah.

“Pak Menteri membeli jam Rolex. Nah barulah Pak Menteri membeli jam Rolex satu, kemudian ibu (menteri) ingin membeli juga dan ternyata kuota kartu kreditnya atau apanya, saya kurang ngerti, itu kehabisan,” kata Zaini Hanafi saat bersaksi untuk terdakwa Suharjito di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (17/2).

“Kemudian nanya ke saya, ‘Pak Zaini bawa kartu kredit ga?’ ‘Bawa pak’ saya jawab. ‘Bisa dipakai engga, saya pinjam?’ ‘Silakan’. Tapi begitu dicoba kartu kredit kami ternyata engga bisa pak, karena ada yang tidak bisa,” sambungnya.

Keesokan harinya istri Edhy Prabowo lantas meminjam kembali kartu kredit untuk membeli barang-barang mewah. Kartu kredit itu kemudian bisa digunakan.

“Besok paginya baru meminjam kartu kredit lagi itu untuk membeli tas Hermes, kemudian parfum, sama syal kalau tidak salah. Itu kira-kira tas Hermes seharga USD 2.600, parfum USD 300 seingat saya,” beber Zaini.

Mendengar pernyataan Zaini, Ketua Majelis Hakim kemudian memintanya untuk merincikan barang-barang mewah berikut harganya yang dibeli Iis Rosita menggunakan kartu kredit miliknya.

“Pertama, tas Hermes USD 2.600. Kemudian, parfum Hermes USD 300, terus, syal seingat saya, kalau tidak salah bros. Lupa. Syal atau bros harganya itu USD 2.200. Kemudian, sepatu Channel ibu juga beli USD 9.100,” ungkap Zaini.

Zaini menegaskan, tidak pernah menawarkan untuk meminjamkan kartu kreditnya kepada Iis maupun Edhy. Bahkan hingga saat ini, Zaini membeberkan uang yang dipinjam Iis untuk membeli barang-barang mewah belum dikembalikan.

“Pinjam pak. Jadi bukan saya yang menawarkan. Jadi beliau yang pinjam. Sampai sekarang belum dikembalikan. Mau ditagih, tapi masih belum pak. Tapi akan saya tagih. Karena pinjam pak. Kalau enggak ditagih di akhirat,” tandas Zaini. (jp)

error: Content is protected !!