Edi Kamtono Ceritakan Kronologi Penusukan Petugas Dinsos

Edi Kamtono didampingi istri saat menjenguk korban. foto Jemi Ibrahim Humas Pemkot

PONTIANAKPOST.CO.ID, PONTIANAK– Peristiwa penusukan petugas Dinas Sosial Kota Pontianak mendapat perhatian dari Walikota. Hasan, Petugas yang menjadi korban penusukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mendapat perawatan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi istri, Yanieta Arbiastutie Kamtono, membesuk Hasan untuk melihat kondisinya di Ruang Melati RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis (7/11).

“Setelah kita besuk tadi, kondisi korban mulai stabil dan saat ini Pak Hasan dalam tahap pemulihan,” kata Edi usai membesuk korban yang merupakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Dinsos Kota Pontianak.

Dia menerangkan, kejadian ini bermula ketika Hasan mendapat laporan dari pihak keluarga ODGJ dan yang bersangkutan langsung bergerak menuju ke rumah tersebut. Namun tanpa diduga, saat berusaha mengamankan ODGJ, Hasan malah menjadi korban penusukan oleh ODGJ hingga mengalami luka robek akibat senjata tajam. “Kalau dilihat dari kondisi fisiknya saat ini sudah mulai membaik. Ada delapan jahitan di bagian dalam dan di bagian luar enam jahitan,” terang Edi.

Diakuinya, memang selama ini petugas Dinsos bergerak cepat menangani warga yang terkategori ODGJ atas laporan dari pihak keluarga. Namun menghadapi ODGJ memang tidak bisa ditebak reaksinya.

Apalagi yang dihadapi petugas saat itu orangnya reaktif dan memegang senjata tajam sehingga petugas menjadi korban. “Ke depan petugas kita minta lebih berhati-hati dalam menangani ODGJ. Artinya, mereka harus dibackup juga dari kepolisian serta memperhatikan situasi dan kondisi orang yang ditangani,” ucapnya.

Seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemkot Pontianak. “Kita akan tanggung seluruh biaya pengobatan Pak Hasan karena ini menjadi tanggung jawab Pemkot dalam dia menjalankan tugas mulia,” pungkasnya. (ndo)

Read Previous

Optimalkan Pemahaman JKN-KIS, BPJS Kesehatan Sosialisasi pada Anggota TNI

Read Next

Kembangkan Diagnostic Tools untuk Ukur Fungsi Seksual Wanita Alami KDRT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *