Empat Pemudik di Air Besar Terpaksa Putar Balik

NGABANG – Sejumlah pemudik dari Kota Pontianak yang menuju Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak terpaksa putar balik pada Jumat (22/5).

Camat Air Besar, Heri Sakinom mengatakan, terdapat empat orang pemudik dari Kota Pontianak yang tiba di Posko Covid-19 kecamatan pada Jumat (22/5) siang. Mereka terpaksa putar balik, karena tak dapat menjalani masa karantina selama 14 hari kepada setiap pendatang di Landak yang telah ditetapkan pemerintah.

“Karena mereka berasal dari zona merah, kami menawarkan kepada mereka untuk karantina selama 14 hari. Tetapi mereka hanya mendapatkan cuti selama tujuh hari. Akhirnya mereka memilih putar balik,” kata Heri, saat dihubungi Pontianak Post lewat pesan singkat whatsapp.

Ia mengatakan, sebelum mereka putar balik, pihak posko tetap memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertemu dengan keluarga. Ia mengaku sangat mengapresiasi keluarga besar yang mau bekerja sama dalam mencegah covid-19 masuk ke wilayahnya.

“Kami meminta kepada keluarga besar yang akan iya kunjungi untuk datang ke Posko. Setelah diberikan penjelasan mereka sepakat dan menerima keputusan ini,” jelasnya.

Kejadian pemudik putar balik ini, menurutnya bukan yang pertama kalinya. Ia pun berharap masyarakat dapat mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk keamanan kita semua, jadi mari kita patuhi dan berdoa semoga wabah ini segera selesai,” tutupnya. (mif)

Read Previous

Wali Kota Pontianak Tanpa Open House, Silaturahmi Lewat Virtual

Read Next

Menjelang Idul Fitri, Arief Rinaldi Dorong Pemerintah Siapkan Atribut Memutuskan Mata Rantai Covid-19