Energi Ekstra di Balapan Kandang

motogp

ENERGI : Pembalap asal Spanyol dari Repsol Honda Team, Marc Marquez (kanan), ketika dikuntit pembalap dari Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat di balapan San Marino MotoGP Grand Prix di Misano World Circuit Marco Simoncelli (15/9). Energi ekstra didapat Marquez pada balapan berikutnya, karena GP Aragon menjadi balapan kandang buat Marquez. Marco Bertorello / AFP 

ALCANIZ— Marc Marquez datang ke Sirkuit Aragon, Alcaniz, Spanyol dengan konfidensi berlipat. Kemenangan penuh emosi yang dia dapatkan pada balapan sebelumnya di Misano menjadi salah satu pemicunya. Selain itu, GP Aragon menjadi balapan kandang buat Marquez. Situasi itu memberikan energi ekstra buat kakak kandung pembalap Moto2, Alex Marquez.

Tempat tinggalnya di Cervera hanya berjarak sekitar 200 kilometer. Bisa ditempuh dalam 2 jam perjalanan darat. Dengan begitu, Marquez sudah tidak sabar kembali mengaspal untuk memperpanjang rekor kemenangannya di Aragon.

Sejak naik di kelas premier, Marquez sudah empat kali merasakan kemenangan di Aragon. Bahkan dalam tiga musim beruntun dia berturut-turut menyegel victory di sana. “Kami sedang memimpin di Kejuaraan, tetapi itu tidak akan mengubah pendakatan kami untuk akhir pekan ini. Kami tetap berjuang dan mencoba untuk mencapai hasil maksimal,” terangnya dikutip situs resmi Repsol Honda.

Kini, pembalap 26 tahun itu leading 93 poin dari pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso dari Ducati. Dia berpeluang menggamit kemenangan musim ini lebih cepat sebelum semua seri berakhir.

Salah satu upaya terdekatnya yakni kembali memimpin pada balapan di Aragon akhir pekan ini. Kans Honda back-to-back meraih podium pertama dalam dua balapan terakhir juga sangat terbuka lebar. Performa RC213V begitu solid. Salah satu buktinya ketika Marquez mampu mengalahkan Fabio Quartararo saat lap terakhir di GP San Marino, Misano (15/9).

Di sisi lain, Quartararo berpotensi menjadi ancaman buat Marquez akhir pekan ini. Meskipun menggunakan spesifikasi motor yang paling rendah ketimbang pembalap Yamaha yang lain, Quartararo membuktikan dirinya cukup solid untuk bisa bersaing di papan atas.

Musim ini, dia sudah tiga empat kali naik podium. Masing-masing berakhir di posisi runner up dan podium ketiga. Belum lagi, performa dia ketika sesi kualifikasi cukup dahsyat. Total, tiga kali dia memimpin start sebagai peraih pole position.

Sementara itu, race di Aragon juga menjadi balapan kandang delapan pembalap yang tampil di MotoGP musim ini. Salah satunya yakni Jorge Lorenzo, rekan setim Marquez. Di musim pertamanya bersama Repsol Honda dia belum mendapatkan performa terbaiknya. Hingga seri ke-13 musim ini, belum sekalipun Lorenzo finis di jajaran 10 besar.

Lorenzo sempat absen dalam empat balapan dan baru kembali di GP Inggris. “Tujuan kami adalah memperpendek jarak dari pembalap terdepan, saya juga meningkatkan kondisi fisik dan bisa finis lebih baik dari Silverstone dan Misano,” katanya (nap)

Read Previous

Instansi Pemerintah Lakukan KSWP

Read Next

Waktunya Si Muda Jajaki Kabinet

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular