Erlina Janji Hemat Belanja OPD

SAHKAN APBDp: Ketua DPRD menandatangani pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2019.istimewa

APBDP 2019 Disahkan Rp 1,088 Triliun

MEMPAWAH – Setelah mendapatkan persetujuan dari fraksi-fraksi, DPRD Kabupaten Mempawah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019. Pengesahan tersebut ditetapkan melalui sidang paripurna dewan yang dipimpin Ketua DPRD, Safruddin Asra, Senin (2/9) sore di Gedung DPRD Mempawah.

Paripurna yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Rajuini dan puluhan anggota dewan itu diikuti Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, Wakil Bupati, H Muhammad Pagi, Sekretaris Dewan (Sekwan), Ruspandi beserta jajaran kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Melalui paripurna tersebut, APBD Perubahan Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2019 disahkan sebesar Rp 1,088 triliun. Jumlah itu bertambah sebesar Rp 62 miliar, dari usulan sebelumnya sebesar Rp 1,026 triliun. Sedangkan sektor belanja pada APBD Perubahan 2019 ini semual semula sebesar Rp 1,026 miliar, bertambah Rp 57 miliar hingga menjadi Rp 1,083 miliar.

Dalam kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Mempawah yang telah bekerja keras menyelesaikan pembahasan RPABD Perubahan 2019. Terutama pada badan anggaran (banggar) eksekutif dan legislatif yang telah melakukan pembahasan anggaran dengan cermat dan teliti.

“Semoga kerja keras dan usaha yang telah kita kerjakan ini dicatat sebagai amal ibadah disisi Allah Ta’la dalam upaya kita bersama memberikan pengabdian kepada daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah,” harap Erlina.

Menurut Erlina, APBD Perubahan 2019 merupakan bukti konkrit atas kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Mempawah. Komponen anggaran tersebut akan menjadi indikator yang mencerminkan kemandirian keuangan Pemerintah Kabupaten Mempawah yang sebenarnya.

“Kedepan, saya menekankan agar konsentrasi kita lebih difokuskan pada bidang pendapatan daerah. Kita harus bersama-sama melakukan upaya, pemikiran dan memanjatkan doa agar peningkatan pendapatan daerah dapat terealisasi,” serunya.

Hanya saja, Erlina berpandangan, saat ini pejabat yang memikirkan upaya peningkatan pendapatan daerah lebih sedikit dibandingkan dengan yang hanya memikirkan menggunakan keuangan daerah. Sehingga, terjadi ketidakseimbangan antara yang berupaya meningkatkan dengan yang tahunya hanya menggunakan anggaran.

“Maka saya arahkan TAPD yang diketua Sekda agar melakukan prioritas anggaran untuk kepentingan masyarakat. Bahkan, saya akan melakukan penghematan anggaran belanja OPD. Salah satunya, saya akan kendalikan pengeluaran perjalanan dinas. Surat perintah perjalanan dinas eselon II dan III harus melalui tandangan saya selaku kepala daerah,” tegasnya.

Karenanya, Erlina berpesan kepada seluruh jajaran SKPD, agar penggunaan anggaran dapat diserap secara maksimal untuk penyelenggaraan program kerja yang menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat dan daerah. Prioritaskan kinerja pelayanan publik secara optimal.

“Sesuai ketentuannya, pengesahan APBD Perubahan paling lambat dilakukan tiga bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran berjalan. Maka, setelah APBD Perubahan 2019 ini disepakati secepatnya kami tindaklanjuti kepada Gubernur Kalbar untuk dilakukan evaluasi,” tukasnya. (wah)

Read Previous

Jemaah Haji Sambas Tiba

Read Next

Dukung Percepatan Rumah Sakit dan Air Bersih

Tinggalkan Balasan

Most Popular