Evi Ikhlaskan Kepergian Suami

SERAH TERIMA: Wakil Bupati Sambas mengawal penerimaan jenazah Kolisun di Pontianak hingga dibawa ke kediamannya di Semparuk untuk selanjutnya dimakamkan. IST

Yasinan Tiap Hari, Salat Ghaib Tiap Malam Jumat

SAMBAS – Evi, istri Kolisun salah satu penumpang Sriwijaya SJ 182 berusaha mengikhlaskan apa yang terjadi. Hal tersebut disampaikan saat menerima jenazah suaminya usai teridentifikasi dan tiba di rumah duka di Dusun Semparuk Sebangkau, Desa Semparuk, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kamis (21/1). “Kami sudah mengikhlaskan semuanya,” kata Evi, kepada sejumlah wartawan di kediamannya.

Evi kemudian menceritakan, bagaimana 13 hari penantian kabar pasti tentang suami tercintanya. “Kalau dihitung, sampai ada kabar itu 13 hari. Dimana kami sekeluarga sudah melaksanakan doa bersama dan pembacaan yasin selama tujuh hari,” katanya.

Tak hanya itu, Evi dan keluarga, setiap Kamis malam atau malam Jumat sejak kabar kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ 182 selalu melaksanakan salat ghaib.

“Pada salat ghaib malam Jumat kemarin, selanjutnya kami pada Sabtu atau Minggu-nya mendapatkan kabar, jika jenazah Pak Kolisun sudah teridentifikasi, yang akan dilakukan proses selanjutnya sebelum diantarkan ke rumah,” katanya.

Lantaran masih memiliki anak kecil, selama masa pencarian dan identifikasi, adik Kandung Evi yang berada di Jakarta. Namun saat kepulangan jenazah, dirinya langsung menjemput dari Pontianak.

Tak hanya keluarga, sahabat almarhum juga merasa kehilangan. Seperti disampaikan Bambang Satyo, salah satu teman almarhum. “Yang paling saya ingat, almarhum memiliki sifat kegotongroyongan yang tinggi, baik bergaul dengan masyarakat, selalu membina hubungan dengan keluarga besar,” katanya.

Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah SH MH, Kamis (21/1), mewakili Pemerintah Kabupaten Sambas mendampingi Evi, istri dari Kolisun penumpang Sriwijaya SJ 182 yang mengalami kecelakaan, saat penyerahan dan penerimaan jenazah dari Gubernur Kalbar di Pontianak, untuk selanjutnya dibawa ke Sambas.

“Alhamdulillah, kami mewakili Pemerintah Kabupaten Sambas bisa hadir dalam penyerahan dan penerimaan jenazah almarhum Kolisun oleh Bapak Gubernur Kalbar kepada Evi istri almarhum,” kata Wabup Sambas.

Setelah serah terima di Pontianak, sebut Hairiah, jenazah dan rombongan selanjutnya menuju ke Sambas dengan kendaraan ambulance Kabupaten Sambas di kawal personil kepolisian, Basarnas, pihak maskapai Sriwijaya. “Sekitar pukul 10.30 WIB, kami dan rombongan tiba di rumah duka. Kemudian ada penyerahan dari Pemkab Sambas ke pihak keluarga yang disaksikan pemerintah kecamatan dan desa setempat,” kata Wabup Sambas.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sambas menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam. Semoga istri dan anak-anak almarhum serta keluarga tetap tabah dan ikhlas.

“Kami juga sampaikan kepada pihak desa untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga korban, sampai selesai semua urusannya, termasuk nantinya dalam pengurusan administrasi dan lainnya,” kata Hairiah, yang saat itu juga langsung menyerahkan akta kematian dan administrasi kependudukan lainnya seperti KTP, KK kepada istri korban. (fah)

error: Content is protected !!