Febriadi Pimpin DPRD Ketapang

KETAPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang menggelar rapat paripurna penetapan nama-nama unsur pimpinan DPRD masa jabatan 2019 – 2024, Jumat (4/10). M. Febriadi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ditetapkan sebagai Ketua DPRD Ketapang. Sementara pelantikannya sebagai Ketua DPRD masih menunggu peresmian pengangkatan dari Gubernur Kalbar.

Sebelum ditetapkan, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Ketapang, Maryadi Asmu’ie membacakan pengumuman calon pimpinan definitif DPRD Kabupaten Ketapang dari usulan partai politik yang berhak menempati unsur pimpinan. Keempat unsur pimpinan tersebut, dijelaskan dia, terdiri dari satu ketua dan tiga wakil ketua. Diungkapkan Sekwan, unsur pimpinan DPRD terdiri dari M. Febriadi dari Partai Golkar ditetapkan sebagai Ketua DPRD. Sementara kursi wakil ketua DPRD, menurut dia, masing-masing diisi Suprapto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mat Hoji dari Partai Gerindra, dan Jamhuri Amir dari Partai Hanura.

Nama-nama unsur pimpinan tersebut ditetapkan dengan Keputusan DPRD Ketapang. Selanjutnya nama-nama tersebut segera diusulkan mereka untuk mendapat peresmian pengangkatan ke Gubernur Kalimantan Barat melalui Bupati Ketapang untuk kemudian dilantik.

Ketua DPRD Ketapang sementara, M. Febriadi, mengatakan, penetapan nama-nama unsur pimpinan yang diusulakan parpol peroleh kursi terbanyak ke DPRD sesuai jadwal. Sehingga, dia menambahkan, akan dijadwalkan kembali untuk pelantikan definitif. “Setelah ini kita akan menyampaikan surat ke Bupati, yang kemudian diteruskan ke Gubernur untuk dilakukan pelantikan para unsur pimpinan DPRD periode 2019 – 2024,” katanya, kemarin (4/10).

Menurut mantan Ketua KNPI Kabupaten Ketapang tersebut, sesuai hasil kesepakatan di DPRD, kemungkinan pelantikan unsur pimpinan akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang.  Setelah itu, barulah mereka selaku pimpinan DPRD definitif bisa membentuk alat kelengkapan DPRD, badan-badan, dan komisi-komisi di DPRD.

“Jadi setelah dilantik, besoknya pimpinan DPRD definitif akan melakukan rapat paripurna membentuk komisi, badan-badan dan lain-lain. Seterusnya yang sudah tergabung dalam komisi maupun badan-badan akan melakukan tugas dan fungsinya,” jelasnya.

Hasil tersebut sekaligus menjawab teka-teki mengenai siapa yang bakal memimpin lembaga legislatif dari Partai Golkar. Sebelumnya diberitakan jika partai pemenang Pemilu 2019 tersebut telah mengusulkan tiga nama untuk calon ketua DPRD. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Ketapang mengusulkan Febriadi, Polonius Polo dan Gusmani sebagai calon ketua.

Ketua DPD Partai Golkar Ketapang Martin Rantan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan tiga nama tersebut untuk menjadi ketua. Namun, ketika itu, pihaknya masih belum mengetahui siapa yang akan ditunjuk oleh DPP untuk menjadi ketua. “Kita sudah usulkan tiga nama anggota DPRD ke DPD Provinsi (Kalbar) untuk diteruskan ke DPP (Jakart), yang nantinya kewenangan ada di DPP untuk memilih satu nama dari tiga nama yang diusulkan untuk menjadi Ketua DPRD Ketapang,” jelasnya.

Sosok yang juga Bupati Ketapang tersebut mengaku masih belum mengetahui siapa-siapa saja yang akan menjadi unsur pimpinan. “Untuk nama-nama yang akan mengisi unsur pimpinan sampai hari ini saya belum dapat informasi pastinya. Jadi kita menunggu proses yang berjalan,” ungkapnya. (afi)

Read Previous

Tabliq Akbar UAS Dipenuhi Umat

Read Next

Pelita Jiwa dan PPG; Gangguan Jiwa ke Puskesmas Saja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *