Final Ideal Honda DBL 2019; SMA Santu Petrus VS SMA Santo Paulus

HONDA DBL West Kalimantan Series sudah mencapai babak final pada hari ini, Sabtu (9/11). Final ideal tersaji di kategori putra antara SMA Santu Petrus yang akan berhadapan melawan SMA Santo Paulus. Sedangkan di kategori putri, sang juara bertahan, SMA Santu Petrus akan menghadapi tim kuda hitam tahun ini yaitu SMA Negeri 2 Pontianak.

Dua tim putra dan putri SMA Santu Petrus bertekad akan mempertahankan gelar juaranya tahun ini. Sedangkan penantangnya, di kategori putra yaitu SMA Santo Paulus sudah menyiapkan strategi jitu untuk memutus rentetan gelar juara SMA Santu Petrus.

Kapten tim putra SMA Santo Paulus, William menyatakan timnya sudah mempersiapkan matang-matang strategi yang akan diterapkan. “Sudah bahas dengan pelatih dan teman-teman besok (hari ini) mau gimana. Soalnya kita dari postur memang kalah sehingga akan ada strategi untuk menutupi hal tersebut,” ungkapnya.

Berkaca di laga semifinal sebelumnya, William menegaskan tim untuk laga final nantinya akan bersungguh-sungguh dari mulai pemanasan sebelum bertanding, “Biar dari awal sudah fight. Soalnya di pertandingan kemarin, dari awal saja sudah kurang. Pas di kuarter terakhir baru semuanya fight,” imbuhnya.

Ia mengaku timnya akan mewaspadai pemain dari sektor belakang SMA Santu Petrus, karena postur mereka yang tinggi. “Targetnya besok (hari ini) kita bisa Champions,”harapnya.

Di wawancara terpisah, Kapten SMA Santu Petrus, Hendra Sutarto mengatakan, timnya sudah bersiap menghadapi laga final. Menurutnya, ada banyak kesalahan di laga semifinal yang sudah dievaluasi pihaknya demi perbaikan di pertandingan final.

“Seperti defense yang kurang bagus, ini akan diperbaiki. Untuk offense, kami sudah banyak pola yang diterapkan. Tinggal mainnya gimana saja nantinya,” tutur dia.

Untuk sisi mental, Hendra mengatakan timnya sudah terbiasa dan siap karena sebelumnya pernah masuk final di kejuaraan lain. “Hari ini juga ada latihan ringan agar feelnya tidak hilang menjelang final nanti,” tandasnya.

Sementara itu, di sektor putri SMA Negeri 2 Pontianak akan bertarung nothing to lose di laga final. Kapten SMA Negeri 2 Pontianak, Pariska Parwanti menuturkan timnya sudah mempersiapkan secara matang, baik fisik maupun strategi.

“Di pertandingan semifinal kemarin mainnya kurang bagus seperti offense dan defense. Kadang ada yang kelupaan untuk menjaga. Jadi akan kita perbaiki nanti,” tuturnya. Mereka sama sekali tidak gentar akan nama besar Petrus di ajang basket.

“Pelatih juga bilang jangan karena Petrus jago, jadi kalah mental di awal. Bola itu selalu berputar. Kadang kita di atas, kadang juga di bawah. Jadi, sebagai kapten saya harus kasih semangat untuk tim,” ucap Pariska.

Sedangkan kapten putri SMA Santu Petrus, Felesia menilai istirahat yang cukup dan penyiapan mental akan menjadi kunci menjelang laga final. “Kami tidak boleh terbawa suasana dari penonton yang hadir. Jadi kami akan stay focus untuk laga besok,” katanya.

Ia sendiri mewaspadai pemain dari SMA Negeri 2 Pontianak karena mempunyai skill dan shooting yang bagus. “Kita juga akan komunikasi terus di dalam satu tim. Hal ini juga untuk mencari chemistry antara kami,” tutur Felisia.

Felisia ingin timnya memperbaiki defense karena banyak kesalahan yang terjadi pada saat babak semifinal. “Untuk offense nantinya harus lebih tenang dan mendengar arahan dari pelatih juga,” pungkasnya. (var)

Read Previous

Nikmati Bunga Deposito APBD, Kejari Tahan Direktur BUMD Kapuas Hulu

Read Next

Menkes Usulkan Subsidi Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Mandiri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *