Yohanes: Vaksin Tidak Berdampak Negatif
Forkopimda Bengkayang Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

VAKSINASI: Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman saat menjalani vaksinasi dosis kedua di Rumah Singgah Covid-19 Kabupaten Bengkayang, Senin (15/2). Sigit Adriyanto/Pontianak Post

BENGKAYANG – Penjabat (Pj) Bupati Bengkayang Yohanes Budiman bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat menjalani vaksinasi dosis kedua, Senin (15/2). Hal ini merupakan tindak lanjut setelah vaksinasi tahap pertama pada 1 Januari lalu. Vaksinasi dosis kedua ini berlangsung di Rumah Singgah Covid-19 Kabupaten Bengkayang.

Dalam kesempatan tersebut, Yohanes Budiman menyatakan, vaksinasi kedua yang diperoleh setelah mengikuti program vaksinasi pertama dua pekan lalu. Hingga kemarin, ia tidak merasakan dampak negatif akibat vaksin.  Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak takut menerima vaksin Sinovac Covid-19.

“Saya bersama teman-teman forkopimda memperoleh vaksinasi kedua hari ini. Dan puji Tuhan dalam rentang waktu dua minggu dan sesuai dengan SOP (standard operating procedure) kami yang  sudah vaksin kemarin semua hadir hari ini dengan kondisi sehat, sehingga vaksin kedua bisa dilakukan hari ini,” ujarnya.

Yohanes menyampaikan agar masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk memperoleh vaksinasi Covid-19. Karena pihaknya sudah lebih dulu menjalani, dan tidak ada dampak ataupun reaksi berarti yang dirasakan.

Di samping itu, dia juga menjelaskan bahwa vaksinasi tahap pertama akan berakhir pada Februari ini. Untuk tahap kedua, vaksinasi akan dimulai pada Maret yang menyasar pada TNI-Polri, serta pejabat publik dan pelayanan umum.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk tidak takut. Kami sudah melakukan dan memberikan contoh. Tidak ada dampak yang fatal. Karena tentu program dari pemerintah pasti yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Plt Kadinkes Kabupaten Bengkayang, Agustinus C menilai pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk dosis kedua terhadap jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat berjalan lancar. Dia memastikan vaksinasi dosis kedua ini dihadiri oleh seluruh pihak yang sebelumnya memang telah terverifikasi mengikuti vaksinasi dosis pertama.

“Jadi untuk vaksinasi tahap pertama dosis kedua terhadap jajaran pejabat dan Forkopimda  serta tokoh masyarakat Bengkayang sudah selesai dan tidak ada yang tertunda,” katanya.

Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Bengkayangakan dilakukan pada Selasa (16/2). Berdasarkan data yang telah diterima, sampai saat ini total nakes yang sudah divaksin pada dosis pertama mencapai 75,77 persen dari keseluruhan.

Terkait hal tersebut, Agustinus menjelaskan nakes yang belum menjalani vaksinasi rata-rata adalah mereka yang masuk kategori tidak bisa divaksin berdasarkan ketentuan yang berlaku. Di antaranya karena hamil, menyusui, serta mengidap penyakit bawaan dan pengguna obat berkelanjutan.

“Tentunya beberapa hal tersebut kita perhatikan, sehingga mereka tidak kita anjurkan untuk menjalani vaksinasi. Sementara untuk nakes yang sudah divaksin, kita harap proses vaksinasi yang telah kita targetkan bisa berjalan lancar,” tuturnya.

Kepada masyarakat diharapkan agar tidak takut dan bersedia mengikuti vaksinasi Covid-19 yang telah diprogramkan. Sementara itu, Kapolres Bengkayang AKBP NB. Dharma turut memastikan, pihaknya selalu mengawal dan mengawasi kegiatan vaksinasi berjalan sesuai prosedur, baik itu di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Ia juga memastikan kesiapan personel di internal Polres Bengkayang apabila nanti dijadwalkan untuk divaksin.

Dari jadwal yang ditetapkan pemerintah, kata dia, aparat TNI/Polri merupakan salah satu yang diprioritaskan untuk divaksin setelah tenaga kesehatan.

“Yang jelas kita sudah mempersiapkan segala apa-apa saja yang dibutuhkan, termasuk kesiapan apabila kita harus divaksin. Karena kita percaya bahwa vaksinasi ini baik untuk kita dan di sini kita siap menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak takut dengan vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah dalam  menanggulangi Covid-19,” pungkasnya. (sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!